Selasa, 7 April 2026

Malang Raya

Duh Melas! Air PDAM Mati, Berangkat Sekolah Terpaksa Tak Mandi

"Hanya cuci muka dan membasuh tangan dan kaki saja saat hendak sekolah. Air PDAM-nya mati, hanya tinggal sedikit yang tersisa sedikit,"

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Aji Bramastra
suryamalang.com
Bramantya Firismanda (9), siswa kelas 4 SDN Lowokwaru 3 Kota Malang mengambil air dari tangki di kawasan tempat tinggalnya di Perumahan Dwiga Regency, Rabu (9/9/2015). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Bramantya Firismanda (9), siswa kelas 4 SDN Lowokwaru 3, Kota Malang, terpaksa tidak mandi saat hendak berangkat sekolah, Rabu (9/9/2015).

Persoalannya, aliran air PDAM di rumah orangtua Bramantya di Perumahan Dwiga Regency, Kota Malang, mati sejak Selasa (8/9/2015).

"Hanya cuci muka dan membasuh tangan dan kaki saja saat hendak sekolah. Air PDAM-nya mati, hanya tinggal sedikit yang tersisa sedikit," kata Bramantya saat mengantre mengambil air di tangki PDAM.

Matinya aliran PDAM di wilayah tersebut, juga membuat ibu-ibu di kawasan itu repot. Para ibu-ibu harus membeli air galon untuk kebutuhan memasak.

"Memasaknya pakai air galon. Harus nandon air galon buat jaga-jaga kalau air PDAM-nya belum mengalir," kata Pipin Maharani, warga Perumahan Dwiga Regency.

Direktur Utama PDAM Kota Malang, Jemianto mengatakan gangguan pasokan aliran air PDAM di wilayah Lowokwaru disebabkan adanya penyaluran air PDAM untuk irigasi di wilayah Sumber Karangan.

Menurutnya, petani di wilayah itu meminta bantuan air ke PDAM untuk pengairan sawah.

PDAM memberikan bantuan air untuk irigasi di wilayah itu. PDAM meminta agar petani mengalirkan sebagian kecil air untuk irigasi.

Tetapi, petani membuka saluran cukup besar sehingga air mengalir ke sawah. Sedangkan pasokan air ke warga berkurang dan akhirnya mati.

"Sekarang sedang diperbaiki, petugas sudah melakukan pengosongan udara di tandon. Diperkirakan hari ini juga aliran air PDAM kembali lancar," katanya.

Dikatakannya, PDAM memberikan bantuan air ke beberapa wilayah yang terdampak masalah itu. PDAM memasok air bersih ke warga menggunakan truk tangki.

"Kami meminta warga yang terdampak segera malapor ke PDAM. Kami segera mengirim bantuan air bersih. Kami juga meminta maaf atas gangguan ini," ujarnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved