Jumat, 17 April 2026

Surabaya

Pakai Jilbab, Mahasiswi Cantik Asal Rusia Ikut Potong Daging Kurban, Baca!

Anastasia yang terlihat cantik dengan jilbab dan baju lengan panjang warna putih, terlihat bersemangat memotong daging.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: fatkhulalami
SURYA/Alfahul Abidin
Anastasia Prilipko (kanan)ikut memotong daging saat perayaan hari raya kurban di Kampus Ubaya Tenggilis, Kamis (24/9/2015). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Anastasia Prilipko (21), mahasiswi asal Saint Petersburg State University, Rusia, asyik mengiris daging bersama para mahasiswi Universitas Surabaya (Ubaya).

Ia merupakan satu dari empat mahasiswa bule dari Eropa ikut memotong daging hewan kurban di Kampus Ubaya Tenggilis, Kamis (24/9/2015).

Dari gerakan tangannya, ia tampak sudah terbiasa dengan pisau dan daging. Anastasia yang terlihat cantik dengan jilbab dan baju lengan panjang warna putih, terlihat bersemangat memotong daging.

"Saya memang suka memasak," kata dia dengan bahasa Indonesia yang agak terbata.

Hanya saja, ia masih harus dibimbing untuk tahu cara memotong daging dengan garis serat yang benar. Juga untuk tahu besar kecilnya potongan daging untuk dibagikan ke masyarakat.

Anastasia bahkan tak jijik melihat daging kotor yang masih berlumur sedikit darah.

"Saya menikmatinya. Di negara saya, saya sering memasak steak. Suka memakannya juga. Jadi, berbaur dengan hal-hal ini membuat saya ingat dengan rumah," kata perempuan yang sudah tiga pekan tinggal di Surabaya itu.

Rencananya, Anastasia akan tinggal selama satu tahun selama program pertukaran mahasiswa.

Tapi, ia sengaja datang terlambat agar tak melihat proses penyembelihan. Alasannya, Anastasia tak tega melihat binatang yang masih hidup dibunuh dengan sengaja.

"Saya sayang binatang. Sebenarnya hati kecil saya bilang untuk melepaskan binatang-binatang itu agar tak jadi disembelih," ungkapnya.

Bagi keempat mahasiwa itu, ritual kurban yang dilakukan oleh umat muslim di Indonesia cukup menginspirasi. Bagi mereka, nilai berbagi dari nomen berkurban sangat terasa.

"Mereka kagum melihat orang-orang kaya membeli sapi untuk dibagikan kepada orang-orang lain, terutama mereka yang kurang mampu," kata Humas Ubaya Hayuning Dewi Purnama, pada kesempatan yang sama.

Ia menjelaskan, sebenarnya ada enam mahasiswa asing yang akan berpartisipasi dalam kegiatan itu. Hanya saja dua di antaranya tak bisa hadir tepat waktu. Mereka, kata Hayuning, akan menyusul saat membagikan hasil kurban.

Ada 2 sapi dan 21 kambing yang dipotong pada perayaan hari raya kurban di Ubaya tahun ini. Daging-daging itu dibagikan pada sekitar 500 warga sekitar kampus Ubaya Tenggilis.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved