Malang Raya

Sudah Banyak Gedung Tinggi, Tapi Malang Belum Bisa Beli Mobil Ini

"Karena tidak ada cara lain, sementara ini ya mengandalkan tenaga manusia,"

Sudah Banyak Gedung Tinggi, Tapi Malang Belum Bisa Beli Mobil Ini
www.nytimes.com
Truk PMK vertikal. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Selain armada pemadam kebakaran yang sudah tua alias jaman dulu (jadul), UPT PMK Kota Malang juga belum memiliki mobil pemadam kebakaran vertikal.

Padahal, mobil pemadam kebakaran vertikal ini sudah dibutuhkan mengingat sekarang mulai banyak gedung tinggi di Kota Malang.

Kepala UPT PMK Kota Malang, Suharto mengatakan sudah waktunya Kota Malang memiliki mobil pemadam kebakaran vertikal. Mobil pemadam kebakaran vertikal ini untuk antisipasi apabila ada kebakaran di gedung bertingkat.

Sebab, saat ini, banyak banyak bangunan gedung bertingkat di Kota Malang.

"Ke depan, Kota Malang harus memiliki mobil pemadam kebakaran vertikal. Karena sekarang sudah banyak gedung tinggi di Kota Malang," kata Suharto, Sabtu (24/10/2015).

Dikatakannya, saat ini, jika terjadi kebakaran di gedung bertingkat, PMK masih mengandalkan tenaga manusia. Pasukan pemadam akan masuk ke gedung untuk memadamkan api.

Menurutnya, cara itu sebenarnya bahaya terhadap keselamatan petugas.

"Karena tidak ada cara lain, sementara ini ya mengandalkan tenaga manusia," ujarnya.

Di sisi lain, kata Suharto, untuk memaksimalkan penanganan kebakaran, UPT PMK juga sedang mendata hidran yang ada di Kota Malang. UPT PMK akan membuat peta hidran untuk mempermudah pengambilan air ketika terjadi peristiwa kebakaran.

Selain itu, UPT PMK juga meningkatkan sosialisasi ke masyarakat dalam upaya pencegahan peristiwa kebakaran.

"Kami sudah koordinasi dengan PDAM untuk mendata lokasi hidran yang ada di Kota Malang. Kalau ada lokasi yang belum ada hidran-nya, kami akan memasang. Agar penanganan kebakaran lebih maksimal," katanya.

Sebelumnya diberitakan kemarau panjang menyebabkan angka kebakaran di Kota Malang meningkat drastis pada 2015 ini. Data UPT PMK Kota Malang mencatat sejak Januari-Oktober 2015 ini sudah terjadi 64 peristiwa kebakaran di Kota Malang.

Angka itu naik tajam dibandingkan angka kasus kebakarang pada 2014. Sepanjang 2014, data dari UPT PMK Kota Malang menyebutkan hanya ada 57 kasus kebakaran di Kota Malang.

Sayang, tingginya angka kasus kebakaran tidak ditunjang dengan fasilitas dalam menangani peristiwa kebakaran. Sekarang, armada mobil pemadam kebakaran milik Kota Malang tergolong jadul dan sering rusak. (*)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Aji Bramastra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved