Rabu, 15 April 2026

Blitar

Ditanya Polisi, Janda Muda yang Lahirkan Bayi di WC Langsung Pingsan

"Nggak saya lanjutkan, wong dia pura-pura pingsan. Padahal, hanya saja ajak ngobrol santai saja,"

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Aji Bramastra
Tribunnews.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Polisi sepertinya harus bersabar dulu untuk mengorek keterangan dari Wati (23), pembantu rumah tangga (PRT), yang melahirkan di kamar mandi rumah Eka Nanda Diah Ayu R (25), anggota DPRD Kabupaten Blitar.

Sebab, kondisi kejiwaan janda muda itu sepertinya masih labil, meski terlihat agak sehat.

Selasa (27/10/2015) pagi sekitar pukul 08.30 WIB, Kompol Hari Mujiarso, Kapolsek Wlingi, membezuk korban yang masih dirawat di RSU Annisa', Kecamatan Talun.

Ia sudah dua hari dirawat di RS itu, sejak melahirkan sendiri di rumah bosnya, Nanda, di jalan Gajah Mada, Lingkungan Majekan, Kelurahan/Kecamatan Wlingi, Minggu (25/10/2015) kemarin.

Saat Hari datang, korban terlihat lebih sehat dibandingkan saat pertama masuk RS itu.

Melihat korban terlihat lebih sehat, Hari mencoba mengajaknya ngobrol santai. Begitu korban menanggapinya, Hari mulai menanyainya. Yakni, salah satunya, ditanya terkait bayi yang dilahirkannya itu, apakah meninggal dunia dalam kandungan atau sudah dilahirkaan. Oleh korban, dijawab meninggal sesudah dilahirkan.

"Namun, ia tak menjawab saat saya tanya penyebabnya (kematian bayi perempuan yang dilahirkannya) itu," papar Hari.

Lebih-lebih saat ditanya siapa pria yang membuatnya seperti itu, menurut Hari, korban langsung terdiam. Sebentar kemudian, ia langsung memejamkan matanya, dengan pura-pura pingsan.

"Nggak saya lanjutkan, wong dia pura-pura pingsan. Padahal, hanya saja ajak ngobrol santai saja," ujarnya.

Untuk memastikan pengakuan korban, menurut Hari, pihaknya menunggu hasil otopsi terhadap bayinya.

"Kami sebenarnya sudah punya kecurigaan pada seorang pria, namun tinggal menunggu pengakuan korban saja," ungkapnya.

Sementara, Sr (50), ibu korban kini sedang dirawat di RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi karena langsung sakit setelah mengetahui anaknya bakal berurusan dengan polisi.

Seperti diketahui, Minggu (25/10) petang kemarin, korban diketahui melahirkan di kamar mandi rumah Nanda. Bayi perempuannya meninggal dunia.

Kejadian itu diketahui Nanda sendiri. Saat itu, korban yang baru tiga bulan bekerja di rumah itu, berada di kamar mandi sekitar dua jam lebih. Ia baru keluar dari kamar mandi sekitar pukul 17.00 WIB.

Nanda heran, sehingga pintu kamar mandi itu diketuknya. Sebab, selain lama, tak terdengar suara air seperti orang mandi. Namun, oleh korban dijawab, dirinya lagi keramas sehingga dibiarkan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved