Breaking News:

Malang Raya

Anggota Dewan Ini Menuding Pemkot Batu Tak Siap Hadapi MEA. Ini Tudingannya

Menurut Deddy, sejumlah usaha pariwisata dan faktor pendukungnya dipastikan akan menjadi incaran ekspansi usaha.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: musahadah
suryamalang.com/Ahmad Amru Muiz
Jatim Park di Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU – Pemkot Batu belum mempersiapkan diri memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Hal inibisa dilihat dari tidak adanya alokasi anggaran peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) tahun 2016.

Anggota DPRD Kota Batu Fraksi Partai Demokrat, Deddy Irfan Alwani mengatakan, seharusnya dalam rangka pelaksanaan MEA yang mulai dilaksanakan pada bulan Desember 2015 ada alokasi anggaran peningkatan kualitas SDM.

Dengan demikian ketika MEA mulai berjalan sejumlah program pembinaan pada warga dan pelaku usaha kecil agar tidak kalah bersaing dengan kualitas SDM dari negara Asean.

"Kota Batu sebagai kota wisata kami yakini akan menjadi sasaran pekerja negara Asean untuk bisa masuk, makanya Kota Batu harus bisa menghadapi serbuan pekerja asing nantinya," kata Deddy Irfan Alwani, Minggu (15/11).

Menurut Deddy, sejumlah usaha pariwisata dan faktor pendukungnya dipastikan akan menjadi incaran ekspansi usaha.

Hal itu akan mudah dilakukan mereka apabila para pelaku usaha dan SDM masyarakat terutama pekerja potensial di Kota Batu tidak bisa bersaing.

Oleh karena itu, ungkap Deddy, sudah menjadi keharusan bagi Pemkot Batu sebetulnya untuk bisa mempersiapkan masyarakat dan pelaku usaha dalam menghadapi MEA itu.

"Tapi patut disayangkan, hingga sekarang kami menilai Pemkot Batu terkesan mengesampingkan pemberlakuan MEA. Padahal bila masyarakat tidak siap maka masyarakat Asean akan menyerbu dan menguasai Kota Batu dalam hal usaha," tandas Deddy.

Sementara Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso membantah bila Pemkot Batu tidak mempersiapkan diri menyambut pemberlakuan MEA bulan Desember 2015.

Karena berbagai persiapan dalam pembinaan dan memberi pengetahuan pada masyarakat soal MEA telah dilakukan sejak dua tahun terakhir.

"Yang jelas kami sudah siap dan memikirkan apa yang harus dilakukan di era perdagangan bebas Asean. Dan masyarakat Kota Batu tidak akan mudah tersaingi oleh masyarakat Asean," tutur Punjul.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved