Bojonegoro

Ya Allah, Pria Ini Tewas Tersambar Petir di Pematang Sawah

"Malam itu, Mariyadi menemukan Suradji dalam kondisi tertelungkup menghadap ke utara dan meninggal dunia,"

Ya Allah, Pria Ini Tewas Tersambar Petir di Pematang Sawah
Tribunnews.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, BOJONEGORO.- Hari Minggu (17/2/2026) menjadi hari memilukan bagi keluarga Sariyam. Di hari itu, suaminya bernama Suradji (45) warga Dusun Petak RT 09 RW 05 Desa Beged, Kecamatan Gayam ditemukan tewas di pematang sawah area persawahan bibis Dusun Sambong, Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro setelah tersambar petir.

Yadi ditemukan pertamakali oleh kerabat Sariyam, Mariyadi sesudah terjadi hujan deras disertai petir. Sebelumnya, sekitar pukul 19.30, Sariyam meminta Mariyadi mencari Suradji karena hari sudah gelap, dia belum pulang ke rumah. Usai hujan reda, Mariyadi mencari Suradji di persawahan.

"Malam itu, Mariyadi menemukan Suradji dalam kondisi tertelungkup menghadap ke utara dan meninggal dunia," terang AKP Nugroho Basuki berdasarkan keterangan dari Mariyadi, Senin (27/1/2016).

Melihat saudaranya dalam kondisi itu, ia kemudian melaporkan ke Polsek Purwosari. Tidak lama kemudian, beberapa anggota Polsej Purwosari menuju ke lokasi ditemukannya jenazah Mariyadi. Jenazah tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Purwosari untuk divisum.

"Hasil periksaan tim medis puskesmas yang dipimin dokter Sulistiyono, jenazah Suradji terdapat luka bakar dan pakaian yang digunakan tersambar petir," kata Basuki sembari berujar, setiap hari Suradji bekerja sebagai petani.

Penulis: Iksan Fauzi
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved