Malang Raya
Aksara Jawa di Buku Pelajaran Anak SD ini Bikin Heboh Netizen, Benarkah Bermakna Tabu?
"Dapat info tadi pagi, kalau buku kerja siswa Bahasa Jawa untuk kelas 1-6 SD harus ditarik,"
Penulis: Hayu Yudha Prabowo | Editor: Aji Bramastra
SURYAMALANG.COM - Dunia pendidikan Kota Malang dihebohkan dengan beredarnya buku pelajaran Bahasa Jawa yang diperuntukkan untuk anak-anak Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah.
Buku berjudul Buku Kerja Siswa Bahasa Jawa itu menggunakan cover yang dinilai beberapa pihak sangat tabu.
Sepintas, tak ada yang aneh dalam cover buku itu.
Dalam cover itu ada gambar Monumen Ijen di Kota Malang, foto plang jalan Ijen Kota Malang, dan sebuah tulisan aksara Jawa yang ditulis di selembar kertas.
Ada juga lambang Kota Malang beserta tulisan : 'Buku Kerja Siswa', 'Insan Bermartabat', juga 'Ceria-Cerdas-Cemerlang'.
Nah, yang jadi masalah, adalah makna dari aksara Jawa itu.
Foto ini menjadi viral di media sosial, dengan beberapa netizen yang menyebut bahwa aksara Jawa di sampul buku ini bermakna kasar dan tak senonoh.
Beberapa narsumber suryamalang.com, yang bisa membaca aksara Jawa, juga menyebut hal yang sama.
Aksara jawa itu bila dibaca maka menjadi kata yang sangat kasar, dan biasa digunakan untuk makian.
Artinya, kira-kira kurang lebih 'alat kelamin kuda jantan'.
"Ada huruf yang tidak jelas di buku ini. Aksara itu memang banyak variasinya. Tapi menurut saya, sepintas bacanya memang demikian," kata Joko Hari, seorang lulusan Fakultas Sastra Jawa.
Wartawan suryamalang.com yang melakukan konfirmasi ini ke SD Muhammadiyah 9, mendapat pembenaran dari pihak sekolah, bahwa buku ini memang benar ada dan digunakan.
Pihak sekolah juga mendengar kabar buku ini segera ditarik oleh Dinas Pendidikan.
"Dapat info tadi pagi, kalau buku kerja siswa Bahasa Jawa untuk kelas 1-6 SD harus ditarik," kata Kepala SD Muhammadiyah 9, Sony Darmawan, Kamis (18/2/2016) pagi.
Meski begitu, Sony mengatakan, ia belum menarik buku ini di sekolahnya, karena ia belum mengerti dimana letak kesalahannya.
Suryamalang.com masih meminta konfirmasi ke Dinas Pendidikan Kota Malang terkait polemik dari buku ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/buku-bahasa-jawa_20160218_124416.jpg)