Minggu, 12 April 2026

Malang Raya

Siswa Dua SMK di Malang Gabung ke SMKN Ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer

"Saya mendorong sekolah yang siswanya sedikit untuk mengikuti UNBK di sekolah lain,"

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
UNAS CBT - Pelajar SMKN 4 Kota Malang mengerjakan soal-soal Ujian Nasional Computer Based Test (CBT) di Sekolah setempat, Senin (13/4/2015). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Dua SMK swasta di Kota Malang mengikuti Ujian nasional Berbasis Komputer (UNBK) dengan bergabung ke SMKN. Dua lembaga sekolah itu, yakni SMK Taruna Bakti bergabung di SMKN 1 Kota Malang.

Sedang SMK El Hayat bergabung di SMKN 6 Kota Malang. Jumlah siswa SMK Taruna Bhakti ada tiga orang. Sementara jumlah siswa SMK El Hayat yang ikut UNBK ada 19 orang.

"Saya mendorong sekolah yang siswanya sedikit untuk mengikuti UNBK di sekolah lain," jelas Budiono, Kasi Kurikulum Bidang SMP, SMA, SMK Dindik Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (1/4/2016).

Menurut Budiono, tahun depan, sekolah-sekolah lain menjalin kerja sama server dan komputer.

"Meski saat UNBK gabung dengan sekolah lain, namun ID dan password-nya sekolah masing-masing," kata Budi.

Saat ini, jumlah SMK yang mengikuti UNBK ada 40 lembaga. Total pesertanya ada 8.369 orang. Sedang SMA dan MA yang ikut UNBK ada 25 lembaga pendidikan. Total pesertanya ada 5.482 orang.

Menjelang unas, sekolah-sekolah yang mengikuti UNBK ada yang dalam proses sinkronisasi dengan Puspendik. Selanjutnya akan mengunduh naskah UNBK.

Sehingga pada hari H unas mulai Senin (4/4/2016), sifatnya semi online.

Menurut Budi, meski naskah UNBK sudah diunduh dulu, namun tidak bisa dibuka. Karena yang memegang password adalah siswa.

Hariyanto, Kepala SMAN 6 Malang menyatakan sekolahnya sudah siap melakukan UNBK. Pihaknya sudah menyiapkan genset yang dimiliki sekolah.

"Kami bahkan sudah melakukan simulasi listrik padam juga. Sehingga bisa menghidupkan genset. Pergantiannya smooth," terangnya.

Sedang Lukman Hakim, Kepala SMK PGRI 3 Malang akan mengumpulkan seluruh siswa kelas 12, Sabtu (2/4/2016) agar bisa hadir semua saat UNBK pada Senin mendatang.

"Tahun lalu ada siswa kami yang meninggal satu," terang Lukman.

Kadindik Jawa Timur, Saiful Rachman ketika berkunjung ke Malang sempat menanyakan ke Kadindik Kota Malang tentang adanya siswa yang tidak ikut unas.

"Belum ada laporan," terang Zubaidah pada Kamis (31/3/2016).

Misalkan karena terlibat kasus hukum sehingga harus menjalani hukuman.

Saiful meminta jika ada siswa seperti itu, untuk diikutkan PBT (Paper Based Test). Meski mungkin sekolahnya mengikuti UNBK. Sebab biasanya siswa tidak boleh keluar dari tahanan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved