Breaking News:

Kediri

Aneh, di Dalam Lapas Kediri Narapidana Bebas Meneror Korban Pencabulan via Telepon

DD, narapidana Lapas Kelas 2 Kota Kediri yang meneror AY (15) dan NA (16) serta keluarganya via telepon dan sms sudah mendapat sanksi disiplin.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: musahadah
IST
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - DD, narapidana Lapas Kelas 2 Kota Kediri yang meneror AY (15) dan NA (16) serta keluarganya via telepon dan sms sudah mendapat sanksi disiplin.

AY dan NA merupakan remaja perempuan yang menjadi korban persetubuhan dengan terdakwa Sony Sandra. Teror ini diterima kedua korban bersama orangtuanya lewat telepon dan SMS.

Kasus teror kedua korban ini diungkapkan LSM Yayasan Kekuatan Cinta Indonesia (YKCI) yang selama ini mendampingi para korban. "Korban dan keluarganya diancam lewat telepon," ungkap Jeannie Tanasale dari YKCI kepada Surya, Selasa (5/4/2016).

Teror yang dilakukan napi ini sempat memunculkan pertanyaan indikasi bebasnya penggunaan ponsel di dalam area lapas. Karena napi dapat menelepon korban serta melakukan intimidasi.

Bambang, Kasubsi Keamanan Lapas Kelas 2 Kota Kediri di hadapan massa Aliansi LSM Kediri membenarkan pihaknya sudah memproses pengaduan masyarakat. Dari hasil pemeriksaan internal napi DD memang telah melakukan pelanggaran disiplin.

Terkait sarana HP yang dipakai untuk melakukan teror dan intimidasi dari pinjaman pihak ketiga. HP diberikan saat ada kunjungan besuk di lapas.

"Setelah diperiksa memang ada pihak ketiga yang terlibat saat ada kunjungan memberi fasilitas," ungkapnya.

Pihak lapas sendiri masih terus melakukan penyelidikan internal. Jika ditemukan adanya konspirasi bakal ditindaklanjuti.

Sementara Agus Wahono, Kasi Pembinaan dan Pendidikan (Binadik) Lapas Kediri menjelaskan, tidak ada perlakuan istimewa bagi terdakwa Sony Sandra di dalam sel tahanan lapas.

Terdakwa masuk sel bersama tahanan lainnya serta pernah menjalani masa isolasi. "Saat ini lapas hanya dititipi terdakwa. Kamar sel tahanannya juga sama dengan tahanan yang lain tidak ada yang istimewa," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved