Malang Raya

Malang Miliki Swalayan Ikan Terbesar, Mampu Menampung 4.659 kg Ikan Segar

#Malang Swalayan ini yang memiliki luas 132 meter persegi. Sudah dilengkapi dengan sarana frezzer yang mampu menampung 4.659 kg ikan segar

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Adrianus Adhi
Dok. Pemkot Malang
Wali Kota Malang M Anton 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Swalayan Ikan di Jalan Sarangan, Kecamatan Lowokawaru, akan diresmikan Jumat (19/4) siang. Pasar ini akan diisi dengan aneka ikan laut dan ikan air tawar dalam bentuk fillet.

Wali Kota Malang M Anton, yang akan meresmikannya, mengatakan, Swalayan Ikan itu bakal menjadi pusat penjualan ikan dari berbagai daerah.

Ikan laut yang dijual di sana adalah hasil tangkapan para nelayan di berbagai daerah, utamanya di Malang Selatan, Lamongan, hingga Banyuwangi.

Perusahaan yang akan mengelola swalayan itu adalah PT Kelola Mina Laut. Mitra pembudidaya ikan dan nelayan yang hingga saat ini sudah terhimpun ada 280 pembudidaya dan 42 pengolah hasil perikanan di Kota Malang.

“Swalayan ini yang memiliki luas 132 meter persegi. Sudah dilengkapi dengan sarana frezzer sebanyak tiga unit dan showcase sebanyak empat unit yang mampu menampung 4.659 kg ikan segar dalam bentuk fillet,” kata Anton, Kamis (18/5/2016)

Swalayan ini nantinya akan beroperasi mulai pukul enam pagi hingga sembilan malam. Dengan hadirnya pusat penjualan ikan itu, Pemkot Malang berharap akan ada kenaikan konsumsi ikan hingga 27 kilogram (kg) per kapita per tahun.

Data yang pada 2014, sebut dia, menunjukkan bahwa konsumsi ikan di Kota Malang masih rendah, yakni 24.93 kg per kapita per tahun. Sementara setahun setelahnya, ada peningkatan menjadi 25,5 kg per kapita per tahun.

“Harapannya dengan kenaikan target tersebut, maka akan semakin menggerakkan usaha budidaya ikan di Kota Malang dalam skala yang lebih besar," tutur dia.

Sebelumnya, swalayan ini ditargetkan mulai beroperasi per 1 April, alias berbarengan dengan Hari Jadi Kota Malang. Namun, rencana itu gagal karena beberapa alasan. Salah satunya, kesiapan bangunan yang masih membutuhkan perbaikan.[]

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved