Jumat, 17 April 2026

Blitar

Tas Berisi 6.810 Butir Pil Koplo Nyantol di Pasar Masjid

Yang janggal, isinya hanya uang Rp 22 ribu dan KTP atas nama nenek Menik (78), warga Desa Jara'an, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Imam Taufiq
AKBP Slamet Waluya, Kapolres Blitar (tengah), sedang menunjukkan barang bukti, seperti tas, 6.810 butir pil koplo, yang ditemukan nyantol di pagar masjid. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Di saat polisi sedang gencar-gencarnya memerangi peredaran obat-obatan terlarang, di Kabupaten Blitar malah ditemukan tas berisi 6.810 butir pil dobel L, yang tertinggal di pagar masjid, Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan.

Belum diketahui pasti, apakah tas itu tertinggal atau ada faktor lain, yang jelas penemuan itu membuat gempar warga setempat.

Sebab, lokasi penemuan tas yang berisi pil gedek itu di lingkungan masjid. Selain berisi 6.810 butir pil dobel L, di dalam tas itu juga ditemukan dompet. Namun yang janggal, isinya hanya uang Rp 22 ribu dan KTP atas nama nenek Menik (78), warga Desa Jara'an, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung.

AKBP Slamet Waluya, Kapolres Blitar mengatakan, tas yang berisi pil dobel L itu ditemukan oleh Suryono (53), takmir masjid setempat. Itu ditemukan pada Minggu (22/5) malam atau sekitar pukul 19.15 WIB.

Saat itu, Suryono keluar dari masjid sehabis jadi imam pada salat Isyak. Melihat ada tas, yang nyantol di pagar masjid, ia membukanya. Sebab, ia penasaran karena sudah tak ada orang lain lagi di lokasi masjid itu, selain dirinya.

"Begitu dibuka dan diketahui berisi pil, yang dibungkus dalam plastik besar, ia kaget dan langsung menghubungi anggota Babinkamtimas setempat," kata Slamet.

Selanjutnya, malam itu juga tas itu dibawa ke Polsek Sutojayan. Menurut pengakuan Suryono, papar Slamet, dirinya sudah melihat tas itu nyantol di pagar samping pintu masuk masjid itu sejak Minggu siang atau bertepatan dengan waktu salat Duhur.

Namun, itu dibiarkan karena dikira milik jamaah yang tertinggal. Sebab, masjid itu tak hanya ramai jamaah dari warga setempat, namun juga warga luar kota yang lagi melintas di jalan raya itu juga banyak yang mampir, untuk menumpang salat.

Karena hingga malam hari, tas itu belum ada yang mengambilnya dan tetap nyantol di pagar masjid, ia kian penasaran, sehingga memberanikan diri, untuk membukanya.

"Siapa yang nggak kaget dan heran, wong di lingkungan tempat ibadah, kok ditemukan barang seperti itu. Karena itu, dugaan kami, tas itu milik pengedar pil dobel L. Entah itu tertinggal atau ada maksud lain, itu yang masih dalam penyelidikan kami," paparnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved