Blitar

Rumah Dieksekusi, Wanita ini Unjuk Rasa Beserta Ratusan Pendukungnya ke Pengadilan Agama

Dalam aksinya itu, ada yang menarik perhatian para pengguna jalan. Yakni, aksi Ny Lisminingsih memikul dua saks, yang bertuliskan Rp dan USD.

Rumah Dieksekusi, Wanita ini Unjuk Rasa Beserta Ratusan Pendukungnya ke Pengadilan Agama
SURYAMALANG.COM/Imam Taufiq
Ny Lisminingsih memikul dua sak, yang bertuliskan Rp dan USD, saat demo ke kantor PA Blitar, Senin (15/8). 

Menanggapi hal itu, Munasik menyarankan, jika tak terima atas keputusan eksekusi itu, masih ada jalur hukum.

"Sialakan, Anda mengajukan perlawanan eksekusi ke sini (PA). Atau jika tidak, silakan mediasi dengan mantan suami Anda," saran Munasik.

Disarankan seperti itu, Lisminingsih tak puas dan langsung berdiri dan mengajak pendukungnya meninggalkan PA.

"Percuma, kalau hanya disarankan seperti itu," ujarnya sambil jalan kaki meninggal kantor PA, yang hanya berjarak sekitar 150 meter dari rumahnya.

Munasik menambahkan, eksekusi itu sudah berkuatan hukum, sehingga tak bisa diganggugugat. Kecuali, tereksekusi mengajukan perlawanan eksekusi.

Atas tudingan Lisminingsih terkait dugaan main mata, Munasik mengatakan, itu hak mereka.

"Itu sah-sah saja, wong namanya orasi. Tapi, yang jelas, kasus ini sudah sampai ke PK (peninjau kembali), dan menguatkan putusan PA sini," pungkasnya.

Seperti diberitakan, Selasa (10/8/2016) siang lalu, untuk kedua kalinya, PA melakukan eksekusi atas rumah yang ditempati Ny Lisminingsih, di Jalan Mojopahit No 22, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Namun, kedua kali itu, meski dikawal ratusan petugas polisi, PA gagal karena dihadang ratusan pendukung Lisminingsih.
Munculnya kasus ini berawal dari Lisminingsih mengajukan cerai terhadap Sutanto, bekas suaminya pada tahun 2009 lalu. Meski Lisminingsih dan Sutanto sudah melakukan perjanjian perdamaian untuk pembagian harta gono-gini, namun mantan suaminya itu dianggap tetap menginginkan rumah yang berada di Jalan Majapahit itu menjadi miliknya.

Penulis: Imam Taufiq
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved