Selasa, 7 April 2026

Malang Raya

Tiga Rumah Rusak Setelah Diterjang Longsor dan Pemiliknya Mengungsi

Pemilik rumah yang rusak total, Ginten (45), saat ini sudah mengungsi ke rumah keluarganya yang tak terdampak.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: fatkhulalami
Foto BPBD untuk Surya
Pekerja sedang memperbaiki rumah yang terkena longsor di Ampelgading, Malang, Sabtu (17/9/2016). 

SURYAMALANG.COM, AMPELGADING - Sebuah rumah semi permanen rusak total dan dua rumah lain rusak sedang setelah diterjang longsor di Dusun Sukodadi RT/RW 14/03 Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jumat (17/9/2016) sektiar pukul 23.00 WIB.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Selain rumah, satu sisi tembok bangunan sekolah dasar juga ikut terdampak meski tak signifikan.

Kepala Bidang Kedaluratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Bagyo Setiono menjelaskan, tebing setinggi sekitar 15 meter yang berada tak jauh dari tiga rumah itu longsor setelah terguyur hujan sejak sore hari. Saat air bah membawa material tanah dan bebantuan turun, pemilik rumah sudah keluar dari rumah.

Pemilik rumah yang rusak total, Ginten (45), saat ini sudah mengungsi ke rumah keluarganya yang tak terdampak.

“Rumah itu dihuni lima orang satu keluarga. Pada pagi hari para warga dan petugas kami masih bersih-bersih lokasi,” kata Bagyo, Sabtu (17/9/2016).

Ia menyebut, tiga rumah yang terkena longsor tidak saling berdekatan. Sekolah yang terdampak pun, kata dia, tetap bisa digunakan sebagai tempat mengajar.

“Tadi SD sudah dibersihkan. Siswanya tadi dipulangkan pagi karena kerja bakti. Untuk belajar-mengajar masih bisa. Sementara ditutup dengan tripleks atau seng dulu,” katanya.

Meski berdampak pada bangunan, Bagyo menyebut, tanah longsor di lokasi tidak termasuk dalam bencana longsor besar. Para warga pun sudah pernah mendapat pelatihan kedaluratan bencana karena lokasi itu termasuk dalam wilayah rawan longsor.

Para warga sekitar lokasi, kata Bagyo, sudah mengetahui indikasi-indikasi jika akan terjadi longsor. Misalnya, retakan pada tanah.

Melihat kondisi di sana, ia menyebut, potensi longsor susulan yang berdampak pada rumah warga masih besar. Ia mengimbau kepada para warga yang tinggal di sekitar lokasi untuk sigap dan keluar rumah jika terjadi hujan deras. Hingga siang hari, BPBD masih menghitung taksiran kerugian materi dampak dari longsor itu.

Perdasarkan data BPBD yang disampaikan, ada 17 kecamatan di Kabupaten Malang yang rentan longsor karena berada di daerah yang konturnya naik-turun. Daerah itu meliputi, Kecamatan Ampelgading, Titroyudo, Sumbermanjing Wetan, Gedangan, Bantur, Donomulyo, Kromengan, Ngajum, Wonosari, Wagir, Dau, Singosari, Lawang, Jabung Poncokusumo, Wajak, dan Dampit.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved