Rabu, 29 April 2026

Malang Raya

Wakil Kepala Staf TNI AD : Bentuk Ancaman Keamanan Perbatasan Umumnya non-Militer

"Baru-baru ini di perbatasan Papua ditemukan ada ladang ganja. Padahal dulu ganja hanya di Aceh,"

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Wakil Kepala Staf TNI AD, Letjen TNI M Erwin Syahfitri didampingi Rektor Universitas Brawijaya (UB), Prof Dr Ir M Bisri MS, Rabu (21/9/2016). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Wakil Kepala Staf TNI AD Letjen TNI M Erwin Syahfitri kepada wartawan menyatakan, ancaman ketahanan di daerah perbatasan umumnya nonmiliter, seperti narkoba, penyeludupan dan pelanggaran lainnya.

"Baru-baru ini di perbatasan Papua ditemukan ada ladang ganja. Padahal dulu ganja hanya di Aceh. Bagaimana ganja bisa ditanam di sana? Ini bentuk ancaman narkoba," jelas Erwin kepada wartawan, Rabu (21/9/2016).

Hal itu diungkapkan usai mengisi seminar nasional pembinaan teritorial di gedung Widyaloka Universitas Brawijaya (UB) Malang. Meski tidak ada batalion khusus yang menjaganya, namun satuan-satuan TNI ditugaskan di daerah perbatasan.

Tidak adanya batalion khusus berjaga karena luas dan panjangnya daerah perbatasan. Sehingga Indonesia bekerja sama dengan negara tetangga seperti Malaysia, Timor Leste dll.

"Ya saling mengisi kekosongan," kata dia. Ia kemudian mencontohkan perbatasan Papua saja sudah seluas Pulau Jawa. Belum yang lainnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang, Prof Dr Ir M Bisri MS menyatakan mahasiswa baru (maba) akan menjalani pembinaan character building/cinta negara dalam waktu dekat ini.

"Ya ada indikasi mahasiswa acuh. Dengan pembinaan character builuding diharapkan kecintaan pada negara ada," kata dia. Dengan pencerahan cinta negara, maka bisa membendung ancaman dari luar.

Menurut dia, membangun cinta negara tidak identik dengan ketentaraan. Meski nanti yang akan melakukan pembinaan antara lain dari instansi militer. "Sebelumnya kami mengisi kegiatan maba dari sisi agama. Ini kami mencoba dari sisi cinta negara," kata rektor.

Apa yang dilakukan pihaknya, lanjut dia, sebagai bagian membentuk attitude maba. Tak hanya dengan memberikan pengetahuan saja. Seminar binter akan berlangsung sampai besok, Kamis (22/9/2016). Termasuk menghadirkan Gubernur Jateng.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved