Malang Raya
Jacksen F Tiago Gembleng Tim Garuda Muda di Batu Sebelum ke Perancis
Jacksen F Tiago akan mempersiapkan SSB Salfas Soccer untuk menghadapi 31 negara lain di Stade De France, Perancis.
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, BATU - Jelang putaran Final Dunia Danone Nations Cup (DNC) 2016, delegasi Indonesia atau AQUA Danone Nations Cup (AQUADNC) Garuda Muda menggelar latihan intensif selama 10 hari di Kota Wisata Batu.
Dalam training camp yang dimulai 28 September hingga 9 Oktober 2016, pelatih AQUADNC 2016 Jacksen F Tiago akan mempersiapkan SSB Salfas Soccer untuk menghadapi 31 negara lain di Stade De France, Perancis.
Marketing Manager Danone AQUA, Gistang Panutur, menyatakan, komitmen Danone AQUA selama 14 tahun dalam merangkul dan mengajak anak-anak Indonesia untuk mewujudkan mimpi mereka bermain sepak bola membela Indonesia di tingkat internasional akan diwujudkan kembali tahun ini.
Dimana sebelumnya sebanyak 9.800 siswa SSB dari seluruh Indonesia mengikuti AQUADNC 2016 untuk bermain di Final Dunia Danone Nations Cup (DNC) 2016. Dan AQUADNC, berhasil merangkul lebih dari 800.000 anak-anak Indonesia dalam upaya pembinaan sepak bola usia dini.
"Kami ingin mempersiapkan delegasi Indonesia sebaik-baiknya, dengan kembali menggandeng Jacksen F Tiago untuk mendampingi mereka," kata Gistang Panutur dalam pressconference di Hotel Agrokusuma Kota Batu, Kamis (29/9/2016).
Dijelaskan Gistang, menggandeng Jackson F Tiago sebagai pelatih merupakan kedua kalinya. Pada tahun 2014, Jacksen sukses mengantar AQUADNC Garuda Muda mencapai peringkat ke 7 dalam Final Dunia DNC. Untuk kali ini, delegasi Indonesia diharap bisa menyerap segala ilmu yang dibagikan oleh Jacksen F Tiago sehingga bisa bermain dengan baik.
Lebih lanjut diungkapkan Gistang, sepanjang keikutsertaan Indonesia dalam Final Dunia DNC, Indonesia beberapa kali menyabet penghargaan individu maupun kolektif, serta berhasil mengalahkan negara-negara yang memiliki nama besar di peta sepak bola dunia. Seperti Belgia, Argentina, Meksiko, dan lain-lain.
"Akan tetapi, meski pernah meraih beberapa penghargaan sebelumnya, kami tidak memberikan target kepada anak-anak di Prancis. Membela Indonesia bertanding melawan negara lain adalah suatu kebanggaan dan menang atau kalah adalah bagian dari permainan," ucap Gistang.
Jacksen F Tiago mengatakan, program training camp untuk delegasi Indonesia kali ini akan berlangsung dengan cara yang menyenangkan.
"Sepak bola untuk anak-anak harus menyenangkan supaya mereka bersemangat untuk berlatih terus menerus. Pelatihan seputar teknik, fisik, mental pasti menjadi yang utama. Kepercayaan diri dan fisik yang prima adalah kunci di atas lapangan. Kami juga menambahkan kelas Bahasa Inggris dalam materi kami, sehingga anak-anak ini bisa berkomunikasi dengan teman-teman mereka dari negara lain," tutur Jacksen F Tiago