Berita Probolinggo

Keberadaan Sultan, Pengepul Uang Dimas Kanjeng Kini Misterius, Setelah Ditelurusi, Ternyata. . .

Para pengepul uang Dimas Kanjeng Taat Pribadi kini hilang tak jelas keberadaannya. Polisi sedang mencari mereka. Ke mana mereka pergi? Simak...

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Adrianus Adhi
Suryamalang.com/Ahmad Zaimul Haq
Dimas Kanjeng Taat Pribadi 

SURYAMALANG.COM, PROBOLINGGO - Para Sultan-sebutan pengepul uang pengikut Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Dusun Sumber Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading , Probolinggo mendadak hilang dan tidak diketahui keberadaannya sejak sepekan terakhir.

Padahal, sebelum ramai diberitakan, para sultan masih terlihat mondar - mandir di sekitar padepokan.

Informasi yang dihimpun, para sultan ini berada di luar kota.

Mereka mencoba menghindari polisi, wartawan, dan termasuk para pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang menagih pencairan uang mahar.

Sultan ini merupakan orang kedua dalam jajaran struktur Padepokan Dimaa Kanjeng.

Tugasnya untuk mencari pengikut sebanyak mungkin dan membawa uang mahar setoran dari para pengikut padepokan ini.

Kapolres Probolinggo AKBP Arman Asmara Syarifudin mengatakan, pihaknya sudah mendengar laporan bahwa para sultan padepokan ini berlomba bersembunyi untuk menghindari sorotan dari beberapa orang.

"Kami sudah mendengar hal itu. Namun, kami sudah mengantongi beberapa nama dan alamat dari para sultan ini," katanya.

Dia menjelaskan, sejauh ini pihaknya masih belum membutuhkan para sultan ini.

Artinya, sewaktu - waktu jika para sultan ini dibutuhkan dalam proses penyelidikan atau pun penyidikan, mereka akan dipanggali.

"Kami akan tetap memantau mereka. Karena mereka merupakan saksi hidup dalam kasus yang menjerat Dimas Kanjeng, pemilik, pengasuh sekaligus guru besar Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi," terangnya.

Kendati demikian, kata Arman, bukan tidak mungkin para sultan ini ditetapkan tersangka. Sebab, jika memang dalam pemeriksaan mereka diduga terlibat dalam Dimas Kanjeng, mereka akan dijadikan tersangka.

"Masih dalam pemeriksaan lebih lanjut. Sejauh ini, kami memang belum memeriksa mereka, karena masih menunggu laporan korban Dimas Kanjeng," paparnya.

Dia menerangkan, sejauh ini sudah ada tiga laporan yang masuk ke Polres Probolinggo.

Laporan ini terkait dugaan penggelapan dan penipuan sejumlah uang oleh Dimas Kanjeng dengan modus penggandaan uang dan sebagainya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved