Sabtu, 2 Mei 2026

Nasional

Kejam! Majikan Masukkan Anak Pembantu ke Dalam Mesin Cuci yang Menyala

"Ya dimasukkan ke mesin cuci pas ada airnya dihidupin, anaknya nangis gak digubris kalau dia sudah marem capek nanti dia keluarin sendiri anak saya..

Tayang:
Editor: Aji Bramastra
Tribun Jogja
Anak Sartini, JM (1,5) terlelap dalam pangkuan kerabatnya. 

SURYAMALANG.COM - Heboh penyiksaan keji anak seorang pembantu rumah tangga di Bantul, Yogyakarta, akhirnya terkuak di kepolisian.

AC, pelaku yang menganiaya JM (1,5), anak pembantunya, Sartini, ternyata menganggap korban sebagai pembawa sial atas terpuruknya bisnis yang dikelolanya.

"Katanya bikin sial saja," cerita Sartini di Mapolda DIY, Kamis (17/11/2016).

Hal itulah yang dianggap Sartini sebagai pemicu tindakan bejat dari AC kepada anaknya.

"Saya sudah ikut dia sejak 2014, awalnya orangnya baik makanya kalau pindah-pindah pun saya mau mengikutinya," ujarnya.

Sejak 2011 wanita asal Jebres, Solo ini rela mengikuti majikannya berpindah-pindah hingga 11 kali mulai dari Grogol (Sukoharjo), Tegalyoso (Klaten), Yogyakarta hingga Bantul yang menjadi tempat tinggal terakhirnya.

AC yang dulunya baik mulai berubah sejak usahanya di bidang teknik meredup.

Dia mengaku sering mendapat bentakan dan juga kekerasan fisik dari majikan.

"Saya sering dibentak dan menjadi ringan tangan. Saya tidak boleh keluar," ujarnya.

Kekerasan

Tidak cukup melakukan kekerasan kepada Sartini, AC juga melakukan kekerasan pada anaknya JM.

Mulai dari menempelkan besi panas, memasukkan ke dalam mesin cuci, mematahkan gigi dengan tang, hingga memasukkan bocah itu ke dalam kulkas.

"Ya dimasukkan ke mesin cuci pas ada airnya dihidupin, anaknya nangis gak digubris kalau dia (AC) sudah marem capek nanti dia keluarin sendiri anak saya. Saya juga gak berani melawan karena takut," ceritanya.

Setelah menjalani berbagai macam siksaan akhirnya dia dan anaknya berhasil kabur melalui pintu belakang rumah pada tanggal 18 September 2016.

Pemulung

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved