Kediri
Ratusan Warga Eks Lokalisasi Semampir Demo ke Balai Kota Kediri
Warga minta Pemkot menarik dan mencabut somasi karena masalah tanah Semampir sedang diproses di PTUN Surabaya.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Ratusan warga eks Lokalisasi Semampir unjuk rasa ke Balai Kota Kediri, Senin (21/11/2016). Warga minta Pemkot mencabut surat somasi penggusuran.
Massa berangkat dari kawasan lokalisasi dengan konvoi naik motor dan kendaraan bak terbuka. Warga demonstrasi setelah mendapat somasi agar membongkar rumahnya.
Warga minta Pemkot menarik dan mencabut somasi karena masalah tanah Semampir sedang diproses di PTUN Surabaya. Warga mengajukan gugatan terkait rencana pengelolaan tanah tersebut menjadi kawasan terbuka hijau. Apalagi ada beberapa warga yang mempunyai sertifikat hak milik.
“Kami mendesak cabut dulu somasinya,” tandas Supriyo SH, kuasa hukum warga.
Sejumlah warga bertekat mempertahankan lahan yang telah ditempati selama puluhan tahun.
“Kami siap mati jika ada penggusuran warga Semampir,” tandas orator saat demo.
Warga sebenarnya minta bertemu dengan Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar. Tapi Abdullah Abu Bakar sedang tidak ada di kantor.
Perwakilan warga ditemui Sekkota Kediri, Budwi Sunu di ruang tunggu Balai Kota.
“Aspirasi warga akan kami bahas dan ditindak lanjuti,” kata Budwi Sunu.
Setelah perwakilan warga menyampaikan surat tuntutan, warga membubarkan diri. Namun warga Semampir berjanji akan unjuk rasa lagi untuk menagih jawaban Pemkot.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/warga-semampir-demo-ke-balai-kota-kediri_20161121_125659.jpg)