Malang Raya

Pemilik Usaha di Stasiun Malang Pilih Bongkar Sendiri Bangunannya

“Kami sudah sosialisasi beberapa waktu lalu. Bangunan itu akan diubah menjadi area loket,” ujar Suprapto, Kepala Stasiun Malang.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Sejumlah pekerja membongkar kios pedagang di utara Stasiun Kota Malang, Jalan Trunojoyo, Kota Malang, Minggu (27/11/2016). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Pemilik bangunan di sisi utara pintu masuk Stasiun Malang sudah membongkar bangunannya, Minggu (27/11/2016). Bangunan berukuran 15 X 7 meter itu dipakai berjualan soto, tempat oleh-oleh, dan kamar mandi.

“Saya pemiliknya. Tetapi konfirmasi saja ke Pak Gatut di Surabaya, daripada saya keliru ngomong,” ujar pria itu.

Gatut yang dimaksud pria itu adalah Gatut Sutiyatmoko, Manajer Humas PT KAI Daops 8.

Beberapa orang yang membantu pembongkaran itu, pemilik bangunan membongkar sendiri bangunan tersebut.

“Katanya akan digusur besok,” ujar orang yang membantu pembongkaran.

Beberapa tukang terlihat menurunkan kayu rangka bangunan tersebut. Pembongkaran dilakukan sejak pagi.

Kepala Stasiun Malang, Suprapto mengakui pemilik bangunan yang membongkar bangunannya.

“Kami sudah sosialisasi beberapa waktu lalu. Bangunan itu akan diubah menjadi area loket,” ujar Suprapto, Kepala Stasiun Malang.

Sedangkan area yang sekarang menjadi loket akan dipakai untuk ruang tunggu. Menurut Suprapto, area tunggu sekarang tidak mampu menampung jumlah calon penumpang.

“Apalagi lalu lintas kereta api (KA) makin tinggi,” imbuhnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved