Advertorial

Dindik Kota Malang Gelar Workshop Pembelajaran Anti Korupsi

Seperti ini komitment Dinas Pendidikan Kota Malang dalam memberikan pelayanan dan juga kegiatan pendidikan yang bebas korupsi

Editor: Cak Sur
Dindik Kota Malang Gelar Workshop Pembelajaran Anti Korupsi - dindik_malang1_20161128_115127.jpg
ist/Fandi Harianto
Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra Zubaidah, MM didampingi Kepala Bidang SD dan PKLK Siti Ratnawati, SH M.Pd memberikan sambuatan sekaligus membuka gelaran workshop
Dindik Kota Malang Gelar Workshop Pembelajaran Anti Korupsi - dindik_malang3_20161128_115249.jpg
ist/Fandi Harianto
Peserta Workshop Pembelajaran Anti Korupsi mengikuti rangkaian pembukaan kegiatan
Dindik Kota Malang Gelar Workshop Pembelajaran Anti Korupsi - dindik_malang2_20161128_115352.jpg
ist/Fandi Harianto
Kepala Seksi Sarana Prasarana Bidang SD dan PKLK Dinas Pendidikan Kota Malang, Drs Imam Hambali, M.Pd saat memberikan laporan kegiatan

SURYAMALANG.com | MALANG - Komitment Dinas Pendidikan Kota Malang yang dikepalai oleh Dra Zubaidah MM dalam memberikan pelayanan dan juga kegiatan pendidikan yang bebas korupsi tidak hanya sebatas retorika belaka. Usai menjalin kerjasama dalam bentuk MoU pakta integritas zona bebas korupsi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dinas Pendidikan Kota Malang giat menggelar berbagai kegiatan guna mewujudkannya.

Salah satunya yang nampak di ballroom Atria Hotel Dinas Pendidikan melalui Bidang SD dan PKLK menyelenggarakan Workshop Pembelajaran Anti Korupsi mulai Senin (28/11/2016), hingga Rabu (30/11/2016).

"Kegiatan workshop ini diikuti oleh 190 orang terdiri atas 97 kepala sekolah, 73 orang guru kelas tiga, 15 orang pengawas dan 5 orang kepala UPT. Pendas masing-masing kecamatan yang ada di lingkup wilayah kerja Dinas Pendidikan Kota Malang. Saat ini Pemerintah Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi sedang giat melakukan perubahan mental melalui penguatan pendidikan karakter agar Indonesia bebas dari Korupsi. Pun demikian halnya Pemerintah Kota Malang dibawah kepemimpinan Walikota HM Anton yang turut mendukung kebijakan pemerintah pusat salah satunya dengan memberikan tugas pada Dinas Pendidikan untuk menumbuhkembangkan karakter bebas korupsi bagi pendidik," tutur Zubaidah dalam sambutannya.

Lebih lanjut Kepala Dinas Pendidikan yang baru saja mendampingi Walikota Malang menerima penghargaan Dwija Praja Nugraha menyampaikan, Dinas Pendidikan menjadi Dinas yang dipercaya menyelenggarakan kegiatan ini. Salah satu alasannya karena memiliki banyak anggota,  utamanya anak didik yang merupakan calon pemimpin negeri ini. Diharapkan dengan kegiatan ini kemudian dapat diterapkan ke sekolah masing-masing melalui pembelajaran di kelas.

Beberapa materi yang disajikan dalam workshop ini diantaranya, gerakan penguatan pendidikan karakter, manajemen dan kepemimpinan sekolah, penguatan pendidikan karakter berbasis masyarakat, asesmen, monitor dan evaluasi penguatan pendidikan karakter.

"Agar kegiatan Workshop Pembelajaran Anti Korupsi ini dapat berjalan efektif dan efisien serta mampu meraih tujuan yang ingin dicapai, peserta workshop juga dibimbing serta serta dibina untuk membuat dan menyusun desain rencana tindak lanjut PPK yang kemudian dipresentasikan," jelas Kasie Kelembagaan dan Kesiswaan Bidang SD dan PKLK Dra Atimah, M.Pd.

Beberapa pemateri yang kompeten di bidangnya masing-masing juga dihadirkan dalam gelaran workshop ini, di antaranya Saut Situmorang yang merupakan unsur pimpinan KPK Pusat, Djoko Saryono dan Latipun dari unsur inspektorat (fan/*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved