Nasional
Brigadir Petrus yang Memutilasi Anaknya Sendiri itu Akhirnya Divonis Bebas, Ini Alasan Hakim
Tidak hanya membunuhnya, Brigadir Petrus juga memotong tubuh anak-anaknya menjadi beberapa bagian.
Saat diperiksa, kata Kapolda, tersangka mengaku melakukanpembunuhan terhadap anak-anaknya dengan sadar dan tidak menyesal, karena ada bisikan yang memerintahkan untuk persembahan kepada Tuhan.
"Ia tidak menyesal karena anaknya sudah kembali ke surga dan menganggap anaknya sudah menyatu dengan dirinya. Ia mengatakan bahwa apa yang terjadi pada dirinya adalah sudah kehendak Tuhan sejak ia lahir dari rahim ibunya," paparnya.
Kapolda menyatakan, bisikan tersebut diterima Brigadir Petrus sejak Jumat sepekan sebelumnya.
"Dengan kondisi kejiwaan yang demikian, maka akan kami lakukan pemeriksaan kejiwaan oleh psikiater. Namun menunggu waktu kurang lebih satu minggu untuk cooling down. Dilaporkan selama ini, yang bersangkutan tidak ada masalah dalam kedinasan," pungkasnya.
Apakah Petrus mengidap Schizophrenia?
Menurut Kapolda Arief masih harus dipastikan terlebih dahulu. Sebab semuanya masih dalam dugaan.
"Masih dugaan. Kepastiannya hasil pemeriksaan ahli psikiatri," kata Arief.
Brigadir Petrus sendiri merupakan anggota Satuan Intelkam Polres Melawi dengan NRP 88080657. (*)