Jumat, 17 April 2026

Blitar

Balita Asal Blitar yang Mengidap Tumor Mata Batal Dioperasi, Ini Penyebabnya . . .

"Sambil menunggu jadwal operasi, kami tetap tinggal di dekat RS atau di rumah dinas pegawai RS," ungkapnya.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Imam Taufiq
Abi, balita berusia 14 bulan ini terkena tumor mata 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Karena kondisi kesehatannya belum fit, Abi Laksono, balita berusia 14 bulan, yang terkena tumor mata ini, operasinya ditunda. Sesuai agendanya, ia semestinya akan menjalani operasi pertama di RS dr Soetomo, Surabaya, Kamis (19/1/2017) siang.

"Semestinya, hari ini anak saya akan dioperasi. Namun, karena ia mendadak kena flu sehingga ditunda, sampai kondisi kesehatannya fit," kata  Muhawan, ayah Abi, dihubungi melalui ponselnya.

Meski batal dioperasi, bukan berarti Abi tak menjalani proses pengobatan. Menurut Muhawan, anaknya tetap menjalani proses penyembuhan dengan perawatan di poli mata. Di antaranya, selain diberi obat tetes, buat menahan rasa nyeri pada kedua matanya, juga kelopaknya dibersihkan.

"Sambil menunggu jadwal operasi, kami tetap tinggal di dekat RS atau di rumah dinas pegawai RS," ungkapnya.

Kata dokter, tambah Muhawan, jika kondisi kesehatan anaknya sudah sehat kembali, sewaktu-waktu langsung menjalani operasi karena sudah diagendakan. Apalagi, anaknya sekarang sudah tak rewel lagi sejak ditangani tim medis RS dr Soetomo.

"Mungkin saja, selama ini anak saya rewel, seperti menangis terus karena kedua matanya terasa sakit. Namun, begitu diberi obat tetes dan dibersihkan kelopaknya, ia kini bisa tidur nyenyak," paparnya.

Seperti diketahui, Abi, yang asal  Dusun Sesek, Desa Sidorejo Rt 1/RW 4, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar ini diketahui menderita tumor mata pada kedua matanya. Namun karena orangtuanya tak mampu membiayai pengobatannya, sehingga tak pernah ditangani dokter. 

Berkat usaha Ny Ninik, istri Bupati Rijanto, Abi bisa diobatkan ke RS dr Soetomo. Penyakit yang diderita Abi itu diketahui sejak ia berusia sebulan. Awalnya, itu diketahui karena mata kirinya sering memerah setiap petang. Bersamaan itu, ia rewel karena selalu menangis, sambil tangannya menggaruk-garuk mata kirinya, hingga mengeluarkan air. 

Tiga bulan kemudian, malah muncul bintik-bintik merah pada mata kirinya. Namun karena tak pernah diobatkan, sehingga saat Abi berusia setahun, kelopak mata kirinya kian terlihat membengkak dan bola matanya seperti akan 'keluar'. 

Akibatnya, mata sebelah kirinya itu kini tak bisa melihat sehingga hanya mata sebelah kanan yang masih berfungsi. Namun, meski berfungsi, mata sebelah kanan itu kini sudah mulai mengeluarkan air terus. Itu seperti gejala awal pada mata kirinya sekitar tiga bulan lalu.

Jika dibiarkan, mata kanannya akan mengalami hal yang sama seperti mata kirinya. Karena itu, ia terus rewel, apalagi malam hari tak bisa tidur nyenyak karena sebentar-bentar terbangun dan langsung menangis. Tak pelak, orangtuanya, dan kedua kakaknya, juga ikut terjaga.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved