Malang Raya
Ironis, Berada di Wilayah Pegunungan, Tapi Warga Kota Batu Masih Kekurangan Air Bersih
Hasil kajian Malang Corruption Watch (MCW) menunjukkan sekitar 18 persen masyarakat Kota Batu masih membutuhkan air
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, BATU - Hasil kajian Malang Corruption Watch (MCW) menunjukkan sekitar 18 persen masyarakat Kota Batu masih membutuhkan air. Hal itu menunjukkan sampai sekarang kebutuhan air masyarakat belum terpenuhi sepenuhnya.
Sayangnya, empat Pasangan Calon (Paslon) peserta Pilkada serentak Kota Batu tidak banyak merencanakan pembangunan penyediaan air yang cukup bagi masyarakat.
"Ini tercermin dan terlihat dalam visi misi empat paslon kepala daerah Kota Batu," kata Mayedha, divisi advokasi MCW dalam paparan hasil kajian dan survei, Kamis (9/2/2017).
Dijelaskan Mayedha, seharusnya dalam visi misi calon wali kota persoalan air menjadi salah satu program pembangunan. Ini setelah minimnya debit air yang dibutuhkan warga sehari-hari baik untuk irigasi dan kebutuhan MCK (Mandi, Cuki, Kakus) akan menjadi permasalahan kedepannya bila tidak ada perbaikan dan pelestarian sumber mata air. Dan seolah, Pemerintah Kota Batu lebih memanjakan sektor industri dan pariwisata dalam pemenuhan ketersediaan air.
"Itulah kenyataan yang ada namun tidak pernah disadari dan diperhatikan. Jadi tidak salah bila persentase kebutuhan air masyarakat Kota Batu masih cukup besar dan akan terus membesar," ucap Mayedha.
Oleh karena itu, ungkap Mayedha, diharapkan dalam debat kandidat empat Paslon peserta Pilkada Kota Batu menjadikan pembangunan sektor sumber daya air menjadi tema debat. Dengan demikian, masyarakat Kota Batu bisa mendapat gambaran bagaimana kelangsungan pemenuhan kebutuhan air di Kota Batu ke depannya. Dan debat kandidat tidak sekedar berdebat begitu saja tetapi berdebat yang bisa memberi harapan dan kenyataan manfaat bagi rakyat.
"Mudah-mudahan saja soal pembangunan dan pemenuhan air tersebut terakomodasi menjadi materi debat Paslon," tutur Mayedha.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/divisi-advokasi-mcw-mayedha-kanan_20170209_213052.jpg)