Nasional
Jadi Saksi di Pengadilan, Siswi: Guru Pegang Kemaluan Teman Saya Sampai Celananya Basah
Saat itu korban seperti hendak dihipnotis oleh terdakwa. Selain itu terdakwa juga sempat merayu atau diajak berimajinasi melakukan kegiatan mandi.
SURYAMALANG.COM, BANGKA - Perkara pencabulan yang dilakukan oknum guru terhadap siswi SMKN 2 Pangkalpinang masih terus berlanjut di muka Pengadilan Negeri Pangkalpinang.
Oknum guru yang diduga melakukan pencabulan tersebut yakni Jf (35) dengan korbannya seorang siswi, sebut saja Bunga (16).
Dua pelajar dari sekolah tersebut dihadirkan dalam persidangan sebagai saksi dugaan pencabulan yang dialami Bunga.
Ketika mendengar keterangan saksi, majelis hakim sempat terperengah lantaran saksi menceritakan secara ‘terang-terangan’ pengakuan dari Bunga.
Saksi yang merupakan sahabat korban mengatakan oknum guru yang menjadi terdakwa mengajak korban untuk main ‘kuda-kudaan’.
“Oknum guru itu (Jf--red) sempat memegang kemaluan teman saya (Bunga--red) sampai celana teman saya itu basah,” kata saksi di hadapan majelis hakim saat itu.
Tak cuma itu, saksi juga menerangkan sebelum kejadian pencabulan saat itu korban berada di ruang UKS (unit kesehatan sekolah).
Saat itu korban seperti hendak dihipnotis oleh terdakwa. Selain itu terdakwa juga sempat merayu atau diajak berimajinasi melakukan kegiatan mandi di pantai sambil melepaskan pakaian.
Kejadian tersebut berawal saat korban sedang mengikuti kegiatan ekstra kurikuler teater di sekolahnya bersama siswi lainnya.
Namun dalam kegiatan itu terdakwa diduga berpura-pura akan memberikan pelatihan pendalaman kejiwaan untuk peran dalam teater.
Tanpa disangka saat latihan berlangsung, oknum guru itu mengajak korban ke suatu ruangan di sekolah itu.
Namun ruang itu kondisinya cukup sempit, sementara siswi lainnya saat itu dipisahkan dari ruangan oknum guru bersama korban.
Meski begitu seorang siswi yang ikut serta dalam latihan hari itu justru mengetahui apa yang diperbuat oleh Jf terhadap korban di ruang sempit dan gelap di gedung SMKN 2 Pangkalpinang.
Kejadian ini pun terungkap lantaran korban usai kejadian itu sempat menceritakan kepada siswi lainnya hingga kabar miring itu masuk ke telinga guru lainnya di sekolah setempat.
Selanjutnya pihak sekolah melaporkan kejadian yang menimpa korban kepada kedua orangtua korban, hingga kini proses hukum kasus itu berlangsung ke meja hijau.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/korban-pencabulan-pemerkosaan-perkosaan-pemerkosaan-gadis_20161207_143937.jpg)