Pasuruan
Ingin Tahu ‘Sesepuh’ Curanmor di Pasuruan? Identitasnya Terungkap Setelah Ditangkap Polisi
“Dua tersangka ini sesepuhnya maling motor yang modusnya merusak kunci menggunakan kunci T,” kata Khoirul.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Dua kaki spesialis maling motor di wilayah hukum Polres Pasuruan dihadiahi timah panas oleh Tim Saber Begal, Selasa (28/2/2017).
Keduanya ditembak kakinya saat berusaha melarikan diri saat digerebek di sebuah rumah kosong di Dusun Prodo, Desa Sapulante, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.
Dua tersangka itu adalah Saiful (22), dan Andik (21). Dua tersangka ini menjadi buronan polisi sejak dua tahun silam.
Selama ini para tersangka sembunyi di luar Pasuruan, seperti Malang, Bali, Mojokerto, Banyuwangi dan sebagainya.
Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP M Khoirul Hidayat mengatakan dua tersangka ini sudah lama menjadi incaran polisi.
“Dua tersangka ini sesepuhnya maling motor yang modusnya merusak kunci menggunakan kunci T,” kata Khoirul kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (1/3/2017).
Berdasar data di kepolisian, kedua tersangka melakukan curanmor lebih 20 kali.
“Mereka beraksi setiap saat. Bila ada motor yang diparkir tanpa penjaga, langsung diambilnya. Caranya pakai kunci T,” paparnya.
Tersangka menggunakan uang hasil penjualan motor curian untuk pesta sabu.
“Mereka menjual motor curian ke temannya. Untuk harga dan pengepul motor curiannya, kami masih mendalaminya,” imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/dua-tersangka-curanmor-ditangkap-anggota-polres-pasuruan_20170301_200959.jpg)