Breaking News:

Malang Raya

Ubah Rute Kereta Gantung, Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko Pertimbangkan Faktor Ekonomi, Dan . . .

Pembiayaan pembangunan kereta gantung ini melalui pihak swasta. Namun Pemkot Batu juga ingin memiliki saham agar ada pendapatan daerah.

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Eddy Rumpoko 

SURYAMALANG.COM, BATU - Rute kereta gantung yang akan diadakan oleh Pemkot Batu mengalami perubahan.

Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko mengatakan realisasi perencanaan pembangunan kereta gantung ini sudah hampir 50 persen. Namun, rutenya yang mengalami perubahan.

“Banyak pertimbangan adanya perubahan rute ini. Dari sisi ekonomi, dari dari sisi ketertarikan wisatawan. Jadi diubah dari semula,” kata Eddy Rumpoko, Jumat (3/3/2017).

Awalnya rute kereta gantung dari Agro wisata ke Tlekung. Tetapi berubah dari Agro Wisata ke Beji. Tahap perubahan rute kereta gantung yang akan memakan biaya Rp 150 miliar ini juga masih dalam pembahasan lebih lanjut.

Pembiayaan pembangunan kereta gantung ini melalui pihak swasta. Namun Pemkot Batu juga ingin memiliki saham agar ada pendapatan daerah.

“Jadi tetap ada investasi untuk pembangunan kereta gantung. Pengelolahan diserahkan ke pihak ketiga,” imbuhnya.

Biayanya bisa jadi berubah dan lebih banyak. Karena rute yang lebih panjang yakni sekitar 4,8 kilometer (KM). Sudah ada DED atau studi kelayakan untuk pembangunan kereta gantung ini.

Seperti yang diketahui, kereta gantung di Kota Batu ini sebagai angkutan wisata yang menghubungkan dengan obyek wisata di Kota Batu. Jadi wisatawan bisa menikmati keindahan wisata Kota Batu dari udara.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved