Breaking News:

Malang Raya

Admin Grup Pedofil yang Ditangkap Polisi Memang Warga Malang, Ini Kisahnya

Suwati juga masih tidak percaya kalau adiknya itu adalah pelaku pedofil.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
IST
Ilustrasi korban pedofil 

SURYAMALANG.COM, BLIMBING – Suwati (41) kakak pertama Mochamad Bahrul Ulum alias Wawan alias Snorlax (25)  menangis merindukan adiknya itu.

Wawan adalah tersangka kasus praktik pornografi anak di bawah umur jaringan internasional yang ditangkap Sub Direktorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Suwati juga masih tidak percaya kalau adiknya itu adalah pelaku pedofil.

“Saya ingin bertemu dengan dia. Saya ingin menanyakan kabarnya. Apakah dia sehat? Kami merindukan Wawan,” kata Suwati dengan nada sesenggukan, Jumat (24/3/2017).

Upaya keluarga untuk datang ke Jakarta juga tidak kunjung terwujud. Suwati mengatakan faktor utamanya adalah keuangan. Suwati adalah tulang punggung keluarga yang saat ini bekerja sebagai buruh konveksi. Gaji yang ia terima hanya Rp 300 ribu per bulan.

“Saya tidak punya uang ke Jakarta. Nelfon pak polisi juga tidak diangkat,” katanya.

Hingga saat ini, Suwati bersikukuh kalau adiknya hanya menjadi korban. Sejauh yang ia tahu, Wawan hanya menghabiskan banyak waktu di dalam rumah sehingga ia merasa mustahil kalau Wawan berbuat kejahatan pedofil.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya mengungkap kasus pornografi anak di bawah umur jaringan internasional dari informasi masyarakat dan kegiatan patroli siber. Kasus ini berkaitan dengan adanya grup khusus di facebook yang banyak konten pornografinya.

Grup Facebook Official itu bernama Loly Candy's Group 18+ . Diketahui menyajikan foto-foto anak di bawah umur yang berkonten pornografi. Grup tersebut memiliki 7.497 anggota. Wawan diduga berperan sebagai admin grup tersebut.

Anggota Polda Metro Jaya menangkap Wawan di rumahnya di Kecamatan Blimbing pada 9 Maret 2017 malam. Malam itu juga Wawan langsung dibawa ke kantor polisi. Informasi di lapangan, Wawan baru dibawa ke Jakarta keeseokan harinya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved