Sabtu, 9 Mei 2026

Potret Anak Korban Gawai di Malang

Picu Hubungan Keluarga Kurang Harmonis, Orang Tua Perlu Batasi Anak Gunakan Gawai

Data BPS Jatim tahun 2023 menunjukkan anak berusia lebih dari 5 tahun yang menggunakan gawai dalam 3 bulan berturut-turut sangat tinggi.

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: iksan fauzi
tribunnews
ILUSTRASI : Picu Hubungan Keluarga Kurang Harmonis, Orang Tua Perlu Batasi Anak Gunakan Gawai 

Ringkasan Berita:
  • Di Kota Malang, 89 persen anak menggunakan gawai dalam tiga bulan.
  • Kecanduan gawai bisa menyebabkan keharmonisan keluarga terganggu.
  • Ciri-ciri anak kecanduan gawai adalah menggunakan gawai lebih dari 2 jam.

 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Sekarang orang tua lebih gampang memberikan gawai atau gadget ke anak-anaknya. 

Bahkan mayoritas anak-anak memegang gawai, baik gawai milik sendiri maupun gawai milik orang tuanya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim tahun 2023 menunjukkan anak berusia lebih dari 5 tahun yang menggunakan gawai dalam 3 bulan berturut-turut sangat tinggi.

Di Kota Malang, sekitar 89 persen anak-anak telah menggunakan gawai dalam tiga bulan berturut-turut, di Kota Batu sekitar 82 persen, dan di Kabupaten Malang sekitar 75 persen.

Anak-anak yang memegang gawai tanpa pengawasan orang dewasa rentan mengalami kecanduan gawai.

Kecanduan gawai telah mengakibatkan komunikasi di dalam keluarga memburuk.

Hubungan antara kakak dan adik tidak harmonis, bahkan cenderung saling tidak peduli.

Anastasia (bukan nama sebenarnya) memiliki kakak yang beberapa tahun lalu kecanduan gawai.

Sejak kecanduan gawai, kakaknya jarang berbicara dengannya. Kakaknya seperti hidup sendiri di dunia dalam genggaman. 

"Bahkan dia tidak mau mengantarkan saya berangkat sekolah. Saya memohon beberapa kali pun tetap tidak mau," kata Anastasia, Jumat (3/4/2026).

Sejak saat itu Anastasia menjalani hidup dengan kemampuannya sendiri. Dia tidak banyak minta bantuan, apalagi berkomunikasi dengan kakaknya sendiri.

Anastasia menyebut perubahan perilaku kakaknya dipengaruhi oleh lingkungan pertemanan, dan faktor keluarga.

Menurutnya, kakaknya adalah anak yang disayang di tengah keluarga.

Selama ini kakaknya tumbuh besar bersama kakek dan nenek.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved