Malang Raya

Peternak di Kabupaten Malang Mengeluh, Harga Ayam Hanya Rp 16 Ribu per Kilogram

dituturkan seorang peternak asal Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Diky Dwi (22), jatuhnya harga sudah terjadi sejak setahun lalu

Peternak di Kabupaten Malang Mengeluh, Harga Ayam Hanya Rp 16 Ribu per Kilogram
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Ayam broiler di kandang milik Diky Dwi, peternak di Kebunagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jumat (31/3/2017). 

SURYAMALANG.COM, PAKISAJI - Harga ayam broiler (pedaging) di Kabupaten Malang anjlok Rp 16.000 per kilogram.

Padahal harga acuan yang ditetapkan Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (PINSAR) Indonesia, seharusnya harga daging ayam di Kabupaten Malang minimal Rp 22.000 per kilogram. Akibatnya para peternak ayam merugi.

Seperti dituturkan seorang peternak asal Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Diky Dwi (22), jatuhnya harga sudah terjadi sejak setahun lalu.

Namun kondisi semakin parah pada Oktober 2016. Sampai kondisi terkini, di tingkat peternak harga Rp 16.000 per kilogram.

“Kalau harga segitu peternak yang rugi, tidak nutup dengan biaya pakannya. Makanya para peternak sekarang ke Jakarta untuk menggelar aksi,” tutur Diky, Jumat (31/3/2017).

Lanjut Diky, selama ini peternak mengandalkan pakan konsentrat dari pabrik. Harganya dipatok Rp 340.000 per 50 kilogram. Untuk 1000 ekor ayam, dibutuhkan 1750 kilogram pakan atau 35 karung.

Masa pelihara ayam broiler selama 55 hari. Dengan demikian para peternak tidak bisa berharap pada harga pakan, karena sudah ditentukan pabrik.

Satu-satunya harapan peternak untuk meraup untung hanyalah harga jual saat panen.

“Biaya tersebut belum termasuk vitamin, obat-obatan dan vaksin. Kalau saat panen harganya jatuh, tidak ada keuntungan yang bisa diambil peternak,” keluhnya.

Penulis: David Yohanes
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved