Malang Raya
VIDEO: SEREM! Pekerja Jalan Tol di Malang Tak Berani Pindahkan Batu Raksasa Ini
Serem!! batu berukuran besar di Dusun Tanjung, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kab Malang menghentikan proyek pengerjaan tol Pandaan-Malang
Penulis: Benni Indo | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM, SINGOSARI – Sebuah batu berukuran besar di Dusun Tanjung, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kab Malang menghentikan proyek pengerjaan tol Pandaan-Malang.
Batu tersebut berukuran besar. Tingginya 136 cm, panjangnya 463 cm dan lebar 231 cm.
Konon, batu ini berasal dari Zaman Megalitikum.
Banyak tokoh warga menyebut kalau ini merupakan situs punden yang dikeramatkan. Situs ini dari batu andesite.
Lihat bentuknya dalam video di bawah ini:
Hariyoto (53) koordinator dari Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Trowulan yang memimpin tim meninjau lokasi mengungkapkan punden itu berasal dari zaman megalitikum.
VIDEO MENARIK LAINNYA, Subscribe YouTube SURYA Malang
Punden itu biasanya digunakan oleh masyarakat tempo dulu untuk pemujaan.
"Batu ini digunakan untuk membuat candi. Kami akan segera melakukan penelitian setelah saya laporan ke kantor pusat.
Kalau di lihat bentuknya, masih ada banyak bebatuan di bawah tanah," tambah Hariyoto, Jumat (7/4/2017).
Situs punden itu masih belum bisa disebut sebagai situs purbakala karena belum ditemukan pahatan-pahatan di batu.
Namun tidak menutup kemungkinan kalau itu juga merupakan situs perbukala karena masih ada bebatuan di bawah tanah yang belum diteliti lebih jauh.
Batu yang disakralkan itu oleh warga disebut batu gajah karena ukurannya besar. Sebelumnya, batu itu berada di tengah ladang tebu.
Para petani biasanya memanfaatkan keberadaan batu itu untuk istirahat karena kondisinya yang rindang berada di bawah pohon.
Karena berada di tengah proyek jalan tol, situs punden itu berencana dipindah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/berita-batu-keramat-bikin-proyek-jalan-tol-tertutup_20170412_234807.jpg)