Sabtu, 11 April 2026

Malang Raya

Jumlah Peserta Ujian Campuran Sedikit, UIN Maliki Hanya Pinjam Ruang Kelas Unisma

"Kami persiapkan ruangan dan fasilitas termasuk AC dan tentunya pengawas, sesuai koordinasi UIN sebagai PTN pelaksana," jelasnya pada SURYAMALANG.COM

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Unisma 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Berbeda dengan kelompok ujian Saintek dan Soshum SBMPTN yang jumlahnya cukup banyak, kelompok ujian campuran hanya berjumlah 3.790 peserta.

Hal itu menyebabkan UIN Maulana Malik Ibrahim sebagai lokasi ujian campuran di Panlok 55 Malang hanya meminjam ruang kelas tambahan di Universitas Islam Malang (Unisma).

Peminjaman itu dibenarkan oleh Rektor Unisma, Prof Masykuri Bakri. Unisma kebagian 1.500 peserta SBMPTN.

"Kami persiapkan ruangan dan fasilitas termasuk AC dan tentunya pengawas, sesuai koordinasi UIN sebagai PTN pelaksana," jelasnya pada SURYAMALANG.COM, Kamis (11/5/2017).

Awalnya pihak UIN berencana meminjam Unisma dan Universitas Gajayana (Uniga) jika jumlah peserta kelompok ujian Campuran jauh melebihi kapasitas kampus UIN yaitu berkisar 2.200 orang.

Namun karena ruang kelas di UIN dan Unisma telah cukup, UIN batal untuk meminjam Uniga.

Wakil Rektor 3 Uniga, Dr Djuni Farhan SE MSi mengatakan rektor Uniga telah menerima pembatalan dari UIN.

"UIN sudah mengirimkan memo terkait pembatalan penggunaan ruang kelas karena peserta Campuran tidak terlalu banyak," jelasnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved