Malang Raya
Begini Cara Pemkot Batu Identifikasi Kebutuhan Pegawai, Jalurnya Sangat Panjang
Setelah pendataan, hasilnya akan diserahkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB).
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, BATU – Pemkot Batu sedang mengkaji kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Batu.
Kasubid Informasi dan Data Badan Kepegawaian dan SDM Batu, M Muslich HS mengatakan jika moratorium PNS diberlakukan, pendataan ini akan membantu Pemkot terkait kebutuhan pegawai.
“Kami masih hitung dahulu menggunakan e-formasi yang sudah disosialisasikan ke semua daerah,” kata Muslich kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (30/5/2017).
E-formasi ini untuk menginventarisasi kebutuhan dan ketersediaan pegawai. Pegawai yang pensiun, pegawai yang dicabut jabatannya, dan pegawai yang dibutuhkan bisa diketahui dari sistem ini.
Pihaknya sudah sosialisasi e-formasi ke semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). E-formasi ini cukup diisi oleh operator SKPD. Setiap SKPD mengisi kebutuhan kepegawaiannya.
“Sekarang masih dalam tahap pengisian di SKPD. Belum ada SKPD yang menyerahkan. Kan baru pertengahan bulan Mei ini,” imbuh Muslich.
Setelah pendataan, hasilnya akan diserahkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB). Selanjutnya Kemen-PAN RC akan memberi Analisa Jabatan (Anjab) dan Analisa Beban Kerja (ABK). Setelah itu baru diketahui kebutuhan pegawai di Pemkot Batu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-pns_20151112_102604.jpg)