Malang Raya

Dosen Universitas Negeri Malang Bikin Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality

Pada SURYAMALANG.COM, dosen Teknik Informatika UM itu menjelaskan aplikasi berjudul Belajar Beratap Awan yang mulai ia kembangkan pada 2013 itu

Dosen Universitas Negeri Malang Bikin Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality
SURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun Hasanah
Dosen Universitas Negeri Malang (UM), Dr Eng Muhammad Ashar ST MT menunjukkan media pembelajaran berbasis AR, Kamis (1/6/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Augmented Reality (AR) semakin dikenal sejak boomingnya permainan Pokemon Go di kalangan masyarakat.

Beberapa waktu sebelumnya, dosen Universitas Negeri Malang (UM), Dr Eng Muhammad Ashar ST MT telah mengembangkan media pembelajaran berbasis AR.

Pada SURYAMALANG.COM, dosen Teknik Informatika UM itu menjelaskan aplikasi berjudul Belajar Beratap Awan yang mulai ia kembangkan pada 2013 itu.

"Ini adalah media pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality. Jadi setiap hal yang dipelajari akan muncul proyeksi aslinya berbentuk 3 dimensi," katanya, Kamis (1/6/2017).

Dengan memadukan software dan kamera pada gadget yang digunakan, aplikasi tersebut memberikan edukasi dengan menggabungkan visualisasi suatu obyek dalam bentuk maya dengan kamera pada tiap bab pembelajaran.

Ashar melanjutkan, semua materi pembelajaran bisa diajarkan menggunakan aplikasi tersebut.

"Dari mulai sains, matematika, hingga astronomi. Mereka bisa belajar dengan berinteraksi langsung dengan media ajar," ujarnya.

Aplikasi tersebut sudah pernah dicobakan pada organisasi masyarakat di Ubud, Bali. Dari anak usia 5-12 tahun yang mencoba, mereka semua sangat antusias dan senang karena tidak merasa bosan meskipun belajar.

"Karena mereka merasa seperti bermain dengan animasi dan visualisasi yang menarik dan interaktif dalam aplikasi tersebut," tutur Ashar.

Target aplikasi tersebut sebenarnya adalah untuk anak jalanan atau anak yang tidak bersekolah.

"Saat ini gadget dan koneksi internet dimiliki hampir semua orang, bahkan di tempat umum pun ada Wi-Fi. Sehingga mereka bisa mengajarkan secara langsung pada anak jalanan dengan aplikasi ini," harapnya.

Pembelajaran pun akan merata didapatkan semua orang, dan ditambah dengan metode yang menyenangkan sehingga membuat anak lebih senang belajar.

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved