Kamis, 23 April 2026

Lamongan

Warga 'Desa Pancasila' di Lamongan Hidup Rukun dan Damai Meski Memeluk Agama yang Berbeda

Nuansa kebersamaan dan toleransi para warga desa sudah ada jauh sebelum saya menjabat sebagai kepala desa.

Editor: eko darmoko
KOMPAS.com/Hamzah
Gapura sebelum masuk Desa Pancasila yang ada di Desa Balun, Kecamatan Turi, Lamongan. 

Karbin mengakui gesekan antar-warga pernah terjadi, namun bukan karena persoalan kepercayaan maupun agama, melainkan faktor lain.

“Pernah juga ada gesekan. Tapi itu saat selesai pertandingan sepak bola antar RT pas 17 agustusan. Antar pemuda RT satu dengan RT lainnya, bukan antar-agama. Tapi itupun tidak lama, karena sudah baikan lagi,” beber Karbin.

Hal yang sama juga ditegaskan oleh Radi (60), tetangga Karbin. Sejauh ini, hubungannya dengan kelurga Karbin dan semua tetangga berlangsung baik tanpa ada gesekan, meski mereka berbeda-beda agama.

“Buat apa ribut-ribut masalah agama, karena agama itu keyakinan masing-masing pribadi. Dan, mohon diingat juga, selama kita berbuat baik kepada orang sudah pasti mereka akan berbuat baik kepada kita,” tutur Radi.

“Lagian para warga pemeluk agama Kristen maupun Hindu juga banyak membantu kami saat melakukan ibadah. Seperti pada Lebaran maupun malam takbiran, umat Kristen dan Hindu juga rela menjaga parkir kendaraan hingga memastikan keamanan saat takbiran keliling,” lanjut dia.

Dari lokasi yang tidak jauh dari Balai Desa Balun, memang terdapat sebuah lokasi yang menunjukkan "kedewasaan" masyarakat di desa tersebut dalam beragama.

Karena di lokasi itu terdapat Masjid Miftahul Huda, Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Balun, serta Pura Sweta Maha Suci, yang berada dalam satu kompleks dan saling berdekatan.

Desa Balun yang terdiri atas 10 RT memiliki sekitar 4.600 warga. Dengan 75 persen di antaranya memeluk agama Islam, 18 persen beragama Kristen, dan sisanya beragama Hindu.

Sebagian besar mata pencaharian warga adalah petani dan petambak.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved