Malang Raya
Duh, Pemprov Jatim Tak Beri Subsidi Sembako ke Kota Batu, Begini Akibatnya
Pihaknya sudah komunikasi dengan Bulog terkait sembako. Pasar murah yang akan digelar menggunakan patokan harga Bulog.
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, BATU - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batu melakukan stabilisasi harga bahan pokok mulai Jumat (2/6/2017). Tindakan ini dilakukan karena tidak ada subsidi sembilan bahan pokok (sembako) dari Pemprov Jatim pada tahun ini.
Stabilisasi harga ini untuk menekan harga di pasar agar tidak terlalu melonjak. Ketua TPID Kota Batu, Andhang Budhy Harsa mengatakan timnya memantau harga di pasar mulai hari ini.
Hasil pantauan itu akan menjadi pembanding harga saat pasar murah pada 12-15 Juni 2017.
“Karena tidak ada subsidi, kami hanya bisa melakukan stabilisasi harga. Pemprov masih memberi subsidi pada tahun lalu,” kata Andhang kepada SURYAMALANG.COM.
Pihaknya sudah komunikasi dengan Bulog terkait sembako. Pasar murah yang akan digelar menggunakan patokan harga Bulog.
Menurutnya, harga beberapa komoditi mengalami kenaikan sekitar 4 persen, seperti bawang merah, dan bawang putih.
Namun, ada juga harga komoditi yang turun, seperti cabai kecil dan rawit.
“Ada juga yang harganya masih stabil, seperti daging ayam, dan daging sapi,” imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/rapat-koordinasi-tim-pengendali-inflasi-daerah-kota-batu-di-ruang-sekretaris-daerah-pemkot-batu_20170602_130737.jpg)