Malang Raya
Mahasiswi Cantik Politeknik Negeri Malang Berbagi Pengalaman Jadi Endorser saat Ramadan
Mahasiswi Politeknik Negeri Malang yang sudah sejak tiga tahun lalu jadi endorser itu ternyata juga sering dimintai bantuan dosennya.
Penulis: Benni Indo | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.com, MALANG - Menjadi endorser memang harus sering mengambil foto. Supaya foto menarik, pilihan waktu, latar belakang dan cahaya pun harus tepat.
Siska Putri Ayu Ningtyas (21) dara asal Malang yang kerap mempromosikan barang seperti jilbab dan pakaian di akun Instagramnya yang bernama @siskaputrian pun mengakui hal itu.
Di hari-hari biasa, ia bisa menemukan banyak tempat menarik untuk berfoto. Biasanya, ia sering datang ke kafe. Namun saat puasa, kafe-kafe itu tutup.
Siska pun tak lantas kehabisan ide. Kalau puasa seperti saat ini, ia kerap mencari tempat-tempat terbuka seperti taman untuk pengambilan foto. Waktu yang dipilih biasanya sore hari.
"Ya karena kafe banyak yang tutup saat puasa," ujarnya.
Di satu sisi, permintaan dari klien untuk mempromosikan produknya juha meningkat. Selama puasa, Siska bisa melayani tiga permintaan dari kliennya.
"Perbandingannya, satu banding tiga," ujarnya.
Mahasiswi Politeknik Negeri Malang yang sudah sejak tiga tahun lalu jadi endorser itu ternyata juga sering dimintai bantuan dosennya.
Selain itu, ia mengatakan dosennya juga sering membeli barang yang dia promosikan.
"Jadi bisa lebih dekat dengan dosen," unar mahasiswi semester 8 itu.
Meskipun harus menahan lapar dan haus saat Ramadan, bagi Siska itu bukan menjadi halangan.
Buktinya ia bisa melayani melonjakknya permintaan saat Ramadan.
"Kalau menurut saya jangan sampai tidak berpuasa. Jangan sampai tidak sesuai dengan pembawaan sebagai seorang perempuan yang mengenakan jilbab," tutupnya. (Benni Indo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/berita-mahasiswa-malang-siska-putri-ayu-ningtyas_20170603_190455.jpg)