Jendela Dunia
Turis Belanda Langsung Tewas saat Bungee Jumping, Kok Bisa? Ternyata Instrukturnya Bilang Begini
Vera Mole (17), seorang wisatawan asal Belanda tewas saat bermain Bungee Jumping. Penyebabnya bikin syok
Sesaat setelah kalimat itu diucapkan Mole melompat.
Padahal saat itu, tali yang mengikat kaki Mole sama sekali belum diikatkan pada pengaman apa pun.
Maka, hidup Mole pun berakhir tragis, tewas lokasi bungee jumping.
Hakim di pengadilan Cantabria, Spanyol bagian utara, menyebut bahasa Inggris si instruktur sebagai macarronico atau sangat buruk.
Kata hakim, mengingat bahasa Inggris-nya yang amat buruk, si instruktur seharusnya mengatakan 'don't jump' untuk menyatakan 'jangan melompat'.
Dengan mengatakan 'don't jump', si gadis berambut keriting itu bisa membedakan instruksi dengan 'now jump'.
Bila itu yang dilakukan, si gadis tidak akan melompat dan sekarang sudah berusia 19 tahun.
Tidak hanya itu, hakim pun memerintahkan pemeriksaan identitas si korban untuk memastikan bahwa ia sudah berusia minimal 18 tahun, sesuai aturan setempat untuk ikut dalam aksi ekstrem semacam bungee jumping.
Sidang itu juga mengungkap kesalahan lain pengelola bungee jumping.
Dalam sidang itu terungkap bahwa jembatan mematikan itu ternyata tidak disarankan untuk atraksi bungee jumping. (*)
*) artikel ini disadur dari SURYA.co.id dengan judul Gadis Ini Bernasib Tragis Gara-gara Orang Lain Bicara Bahasa Inggris Membingungkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/berita-turis-belanda-tewas-saat-bungee-jumping_20170627_133617.jpg)