Malang Raya
Health Expo di Kota Batu, Yuk Mampir Sini, Warga Dapat Layanan Kesehatan Gratis
Selama lima hari, terhitung Sabtu (19/8/2017) hingga Kamis (24/8/2017) Pemerintah Kota Batu mengadakan KBW Health Expo
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, BATU - Selama lima hari, terhitung Sabtu (19/8/2017) hingga Kamis (24/8/2017) Pemerintah Kota Batu mengadakan KBW Health Expo.
Hingga hari ini, Senin (21/8/2017), suasana tenda-tenda kesehatan di Balai Kota Among Tani tampak ramai. Bahkan ada warga yang mengantri sejak pukul 06.30 WIB.
Seperti yang diungkapkan oleh Siti Komariah. Warga Pesanggrahan itu rela datang lebih awal agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis. Pasalnya, ia sudah dua kali telat mendaftar karena tidak tahu jadwal pendaftaran.
"Sabtu saya ke sini, tapi jam 11 katanya pendaftarannya ditutup. Ya sudah saya ke sini Minggu. Karena barengan sama Karnaval jadinya juga telat. Akhirnya baru ke sini sekarang," kata dia yang sedang menunggu giliran untuk diperiksa.
Siti bersama ratusan pendaftar lainnya sangat antusias dengan kegiatan ini. KWB Health Expo ini mirip rumah sakit terbuka. Ada berbagai macam poli di sini.
Seperti layanan cek gula darah, cek asam urat, cek tekanan darah, poli umum, poli mata, poli gigi, poli telinga hidung tenggorokan (THT). Juga ada layanan laboratorium, konsultasi psikologi, ruang tindakan rekam jantung hingga pemeriksaan kesehatan umum.
Pendaftaran di layanan kesehatan ini mulai pukul tujuh pagi hingga pukul 11 siang. Masyarakat akan dilayani mulai pukul tujuh pagi hingga 13.00. Dari pantauan SURYAMALANG.COM, peserta yang mendaftar di Health Expo ini kebanyakan memang usia lanjut dan warga yang tidak mampu.
Terlihat di masing-masing poli penuh pasien. Mereka konsultasi atau mendapatkan tindakan dari dokter. Mereka memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang pertama kali diadakan oleh Pemkot Batu ini.
Ada sekitar 15 dokter dari rumah sakit di Kota Batu dan dua dokter dari Yonkes, serta 30 paramedis untuk melayani pasien. Semua masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini, tak hanya masyarakat Kota Batu saja. Satu pasien lainnya juga mengungkapkan kalau kegiatan ini sangat membantu masyarakat yang tidak mampu.
"Ini tadi saya dapat resep. Biasanya kalau gratis kan cuma cek darah. Nah ini semuanya gratis," kata Rahayu.
Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, mengatakan KWB Health Expo ini memang ditujukan untuk warga Kota Batu maupun bukan warga Batu. Terutama yang kalangan menengah ke bawah.
Ia sangat berharap semua masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas kesehatan yang juga bekerja sama dengan Yonkes Kostrad Divisi II.
"Kalaupun ada warga yang perlu dirujuk ke rumah sakit, tetap kami bantu. Kalau perlu gratis juga. Memang ini untuk warga yang menengah ke bawah. Mereka betul-betul memanfaatkan fasilitas ini," kata ER, sapaannya.
Nantinya, kegiatan ini juga menjadi bahan evaluasi bagi Pemkot Batu terkait pelayanan kesehatan. Mulai dari alat kesehatan, lokasi pelayanan di rumah sakit, puskesmas, klinik, dan lainnya. Tak hanya itu, Pemkot Batu juga harus bisa melihat apa saja kesulitan warga yang datang ke sini.
"Kami lihat apa saja kesulitan pasien ini. Ada yang tidak memiliki BPJS Kesehatan, ataukah yang tidak memiliki KTP. Dari situ kami bisa evaluasi, agar masyarakat yang berobat tidak lagi dipersulit," kata Wali Kota Batu dua periode ini.
Sejauh ini, sudah ada lebih dari 2000 pasien yang terdaftar. Padahal target awal hanya 1000, ternyata melebihi target. Pendaftaran sehari dibatasi hingga 200 peserta, tetapi karena semakin banyak pasien, pelayanan ini tetap menerima pasien.