Sportarema
Tak Banyak yang Tahu, Ini Perbedaan Kurikulum Kursus Lisensi C AFC di Batu dengan Kursus Sebelumnya
Instruktur kursus kepaltihan lisensi C AFC, Emral Abus mengatakan kursus ini adalah kursus keenam yang digelar PSSI. Ada hal baru dalam pelatihan ini.
Penulis: Alfi Syahri Ramadan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, BATU – Bukan tanpa alasan PSSI menggelar kursus kepelatihan lisensi C AFC di Hotel Agrokusuma, Kota Batu.
Sebab, dalam waktu bersamaan juga digelar kursus lisensi kepelatihan A AFC di Jakarta.
Instruktur kursus kepaltihan lisensi C AFC, Emral Abus mengatakan kursus ini adalah kursus keenam yang digelar PSSI.
Ada hal baru dalam pelatihan ini, terutama materi pelatihan.
“Kalau pelatihan sebelumnya, masih menggunakan kurilulum lama. Sebenarnya kurilulum serupa sudah dicoba di Jakarta. Tetapi, kurikulum yang digunakan sekarang sudah disempurnakan,” kata Emral kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (31/8/2017).
( Baca: Aremania Perlu Tahu, Begini Rencana Gelandang Arema FC Ini Usai Ambil Lisensi C AFC, Ternyata . . . )
( Baca: Penampakan Caretaker Pelatih Persib Bandung saat Ikuti Kursus Kepelatihan A AFC )
( Baca: Bukan Pelatih Arema FC, Tapi Sosok Ini yang Beri Inspirasi Cimot Ambil Lisensi Kepelatihan AFC )
Perbedaan antara kurikulum sebelumnya dan kurikulum terbaru adalah pada sisi pengajaran.
Menurutnya, peserta kursus sekarang lebih banyak praktik untuk menguji kemampuannya.
“Sekarang instruktur hanya membimbing peserta membuat program kepelatihan. Setelah itu, mereka mempraktikanya di lapangan. Jadi peserta lebih dominan daripada instruktur,” imbuhnya.
Banyak nama pesepak bola dan mantan pesepak bola tenar menjadi peserta dalam kursus tersebut.
Sebut saja nama seperti Rudi Hatiantoko, Charles Putiray, Mat Halil, Ahmad Bustomi, Rachmat Rivai, dan sebagainya.
( Baca: Demi Arema FC, Gethuk Batal Wisuda Pelatihan Lisensi A AFC, Manajemen Beri Ini Sebagai Pengganti )
( Baca: Bustomi Ungkap Penyebab Arema FC Tertahan Imbang PSM, Masih Terkait dengan Aremania )