Sportarema
Tak Banyak yang Tahu, Ini Perbedaan Kurikulum Kursus Lisensi C AFC di Batu dengan Kursus Sebelumnya
Instruktur kursus kepaltihan lisensi C AFC, Emral Abus mengatakan kursus ini adalah kursus keenam yang digelar PSSI. Ada hal baru dalam pelatihan ini.
Penulis: Alfi Syahri Ramadan | Editor: Zainuddin
“Semua peserta mendapat giliran mempraktikkan ilmunya. Ketika ada kesalahan, instruktur yang akan membenarkan,” tambahnya.
Aremania Perlu Tahu, Begini Rencana Gelandang Arema FC Ini Usai Ambil Lisensi C AFC, Ternyata . . .
SURYAMALANG.COM, MALANG - Gelandang Arema FC, Ahmad Bustomi termasuk pemain yang sedang ikut kursus lisensi pelatih C AFC di Kota Batu.
Namun, pemain yang akrab disapa Cimot itu masih belum berencana menjadi pelatih dalam waktu dekat ini.
Selama kurus, Bustomi mendapat banyak pengalaman baru.
Sebenarnya materi yang diberikan hampir sama dengan yang didapat Bustomi sebagai pemain.
( Baca: Selamat dari Kekalahan Atas PSM Makassar, Ini Curhatan Gelandang Arema FC Ahmad Bustomi )
( Baca: Stadion Kanjuruhan Sepi Ditinggal Aremania, Ini Curhatan Gelandang Arema FC Ahmad Bustomi )
“Menarik sekali pastinya untuk saya. Ini pengalaman baru. Mungkin nanti teman saya seperti Arif Suyono, dan Benny Wahyudi akan mengalami fase seperti saya sekarang,” kata Bustomi.
Dari kursus ini, Bustomi mulai menyadari kerja sebagai pelatih bukan perkara yang mudah.
Sangat berbeda dengan peran sebagai pemain.
Seorang pemain bisa fokus pada diri sendiri. Tetapi pelatih harus melakukan semuanya untuk tim.
“Ternyata pelatih tidak mudah dibandingkan pemain. Pemain hanya memikirkan dan menyiapkan diri sendiri untuk pertandingan. Tapi pelatih harus memikirkan 25 pemain yang ada di tim dan setiap hari seperti apa,” tuturnya.
Meskipun nanti lolos dari kursus Lisensi C AFC, Bustomi belum berencana segera memulai karier sebagai pelatih.
( Baca: Bustomi Akan Tinggalkan Arema FC Mulai Akhir Agustus 2017, Ini Pesan Joko Susilo untuk Pemain Lain )