Malang Raya
Dindik Jatim Hanya Akan Tambah Satu SMK, Ini Bocoran Lokasi dan Jurusannya
Dindik hanya akan menambah satu SMK. Satu sekolah itu akan dibangun di Madura. Ini bocoran jurusannya.
SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU – Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim belum ada rencana menambah jumlah SMK.
Jumlah SMK yang ada dipertahankan dengan cara gotong royong antara SMK rujukan dengan SMK aliansi.
“Jadi tidak perlu membuka SMK lagi,” jelas Hudiono, Kabid Pembinaan SMK Dindik Jatim kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (5/9/2017).
Jadi SMK rujukan bisa menjamin SMK aliansinya sama-sama berkembang.
“Problem di Jatim perlu pemerataan bagi 1.987 SMK-nya,” jelas Hudiono.
Menurutnya, konsekwensi mematikan sekolah sangat besar.
( Baca: Guru SMK Shalahudin 2 Kota Malang Bikin Kuis Interaktif, Apa Itu? )
( Baca: Dorong Inovasi Siswa SMK Telkom Malang, Simak Ide Super Hero Unik Versi Pelajar Ini )
Dampaknya, ada sekolah yang belum bisa memenuhi Standar Sekolah Nasional (SSN).
Dari 1.986 SMK di Jatim, hanya 40 persen yang memenuhi SSN.
Sekolah yang tidak memenuhi SSN disebabkan antara lain jumlah siswanya kurang.
Namun, Dindik akan membangun satu SMKN Jurusan Pengalengan Ikan di Pulau Kangean, Sumenep.
“Perjalanannya butuh 10 jam dari Sumenep. Ikannya di sana melimpah saat panen. Namun, tidak ada harganya dua hari kemudian. Karena itu dibuka Jurusan Pengalengan Ikan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMK PGRI 3 Kota Malang, Lukman Hakim mengaku pihaknya memiliki 15 SMK aliansi di Malang Raya, Kediri, Blitar, Jombang dan Gresik.
( Baca: Siswa SMKN 9 Kota Malang Ciptakan Game untuk Belajar Angka dan Huruf )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kabid-pembinaan-smk-dindik-jatim-hudiono-bertemu-dengan-kepala-smk-di-smk-pgri-3-kota-malang_20170905_171259.jpg)