Malang Raya
Ternyata Tidak Semua Dinas Terkoneksi Smart City Kota Batu, Ini Alasannya
Kabid Jaringan Infrastruktur Diskominfo, menambahkan, semua dinas bisa saling terhubung dengan Smart City.Apalagi yang berhubungan dengan masyaraka.
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, BATU - Program Smart City sudah rampung, meski hanya tinggal menyempurnakan beberapa item saja dan tinggal menunggu dilaunching.
Namun, ada dinas yang tidak mau untuk diintegrasikan dengan program impian Wali Kota Batu itu.
Satu di antaranya ialah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).
Dispendukcapil memegang data seluruh masyarakat Batu tidak ingin mengambil resiko besar. .
Kabid Pelayanan, Pedaftaran Kependudukan, Dispendukcapil Batu, Kamim Utomo, mengatakan Dispendukcapil ini memegang data penting seluruh masyarakat Kota Batu.
Oleh karena itu, dinas tersebut tidak bisa bergabung dengan program Smart City.
"Programnya bagus saling bersinergi dan saling terhubung. Tetapi data base di sini sangat banyak, kami tidak bisa mengambil resiko jika suatu ketika terjadi yang tidak diinginkan," kata Kamim, Selasa (19/9).
Pihaknya menyatakan bukan tidak percaya dengan program itu, namun akan membutuhkan perpindahan dan memasukkan data penting milik warga Kota Batu.
Sejauh ini, memang pelayanan untuk masyarakat Kota Batu di Dispendukcapil terbilang cukup baik.
Karena ada beberapa pendaftaran yang bisa dilakukan melalui online, seperti pembuatan KTP, surat kematian, akte kelahiran dan lainnya.
"Sebenarnya diajak juga untuk bergabung ke Smart City, tetapi itu tadi, kami menjaga data masyarakat. Itu sangat penting loh," tuturnya.
Beda halnya dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), yang sangat menyambut hangat bisa bersinergi dengan Smart City.
Kabid Bina Marga DPUPR, Alfi Nurhidayat, mengatakan, saat ini di DPUPR sudah ada website yang bisa digunakan oleh warga Kota Batu.
"Di website itu masyarakat bisa langsung melaporkan jalan mana yang rusak. Kalau dibantu dengan Smart City justru lebih baik. Jadi kinerja juga lebih merespon cepta," kata Alfi.
Karena, lanjutnya, Smart City akan lebih baik jika bisa melayani kebutuhan masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pemasangan-hardware-workstation-batu-smart-city-di-sembilan-titik-di-kota-batu_20170712_201237.jpg)