Jawa Timur
VIDEO : Masih Ingat Dukun Cilik Ponari dan Batu Saktinya? Misteri Itu Pun Terkuak, Ternyata . . .
Analisa selanjutnya, Poppy menjelaskan mengenai ekspresi Ponari saat ditanya mengenai ingatannya saat mencelupkan batu ke air milik para pasiennya.
Poppy : "Kapan mau mulai usaha?"
Ponari : "Ya secepatnya, Insya Allah tahun depan."
Poppy : "Masih ingat bagaimana mengobati pasien dulu?"
Ponari : "Kalau itu saya sudah tidak sadar."
Poppy : "Jadi kamu setiap hari tidak sadar?"
Ponari : "Iya, tidak sadar, sampai sepi itu baru sadar, kan kayak tidur itu satu tahun."
Poppy : "Apa yang kamu rasakan ketika kebanjiran pasien?"
Ponari : "Nelangsa!"
Poppy : "Mengapa?"
Ponari : "Gak bisa gabung sama keluarga, waktu dulu itu ramai-ramai, bapak saya kan merantau, "
Untuk diketahui, saat pengobatan Ponari meraup banyak uang, terjadi perebutan antara ayah Ponari dan kerabatnya.
Hingga ayah Ponari yang dari awal tidak setuju harus rela berpisah dengan Ponari dan ibunya.
Poppy : Sekarang berapa banyak yang datang untuk berobat?
Ponari : "Kalau sekarang, jarang, kadang seminggu kadang ada."
Poppy : "Kalau dulu?"