Malang Raya
Diskusi Pasca Tewasnya Anggota DPRD saat Paralayang di Kota Batu, Ini yang Dibahas . . .
TNI AU bersama Federasi Aerosport Indonesia (FASI) membahas hal-hal teknis agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.
Penulis: Benni Indo | Editor: eko darmoko
Saat berada di ketinggian dan terjadi angin kencang, diduga korban kehilangan kendali sampai tidak bisa mengendalikan parasutnnya. Hal itu dikatakan kerabat Iqbal, Husain Tarang.
"Parasutnya terlilit dan tidak bisa mengembang dengan sempurna. Dan terjatuh di pepohonan," kata Husain saat dikonfirmasi, Jumat (6/10/2017).
Korban mengalami luka pendarahan pada kepala bagian belakang, dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Karsa Husada. Korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar untuk mendapat perawatan lebih intensif.
Husein mengatakan, kalau Iqbal memiliki lisensi untuk melakukan terbang solo. Saat lepas landas, korban berhasil mengudara dan tidak ada hambatan apapun. Namun pas angin kencang mungkin Iqbal tidak bisa mengendalikan laju. Saat itu cuaca sedang mendung dan kecepatan angin kencang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/para-peserta-safety-meeting-mendiskusikan-upaya-peningkatan-keamanan-paralayang_20171010_181739.jpg)