Malang Raya
Bukan Cemara, Ternyata Kastuba yang Jadi Buruan Saat Menjelang Natal, Harganya Pun Murah
Sebelum menjelang Natal, biasanya dia bisa menjual sekitar 15 bunga per hari. Namun menjelang Natal, dia mampu menjual 50 bunga per hari.
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KOTA BATU – Pedagang bunga di Kota Batu Raya meraup rezeki berlimpah menjelang Natal tahun.
Biasanya Natal identik dengan pohon Cemara.
Tetapi akhir-akhir ini, Bunga Kastuba menjadi identik dengan Natal.
Pedagang bunga Kastuba sudah kebanjiran pesaran sejak awal Desember 2017.
Penjualan bunga Kastuba di Jalan Bukit Berbunga, dan Selecta meningkat drastis.
“Banyak pebelinya,” kata Asmiati, seorang pedagang bunga di Selecta kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (10/12/2017).
Menurutnya, harga bunga ini mulai Rp 40.000 per pot sampai Rp 75.000 per pot.
Sebelum menjelang Natal, biasanya dia bisa menjual sekitar 15 bunga per hari.
Namun menjelang Natal, dia mampu menjual 50 bunga per hari.
Untuk memenuhi permintaan pelanggan, dia mendatangkan bunga dari Lembang, Bandung.
“Bunga Kastuba belum dikembangkan di Kota Batu.”
“Makanya saya mendatangkan dari daerah lain,” tambahnya.
Menurutnya, bunga Kastuba lebih digemari dibandingkan pohon cemara.
Sebab, mayoritas konsumen membeli cemara dari bahan sintetis.
Konsumen memilih Kastuba sekaligus dijadikan tanaman hias.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/bunga-kastuba-lebih-dipilih-untuk-menghiasi-rumah-saat-natal_20171210_202040.jpg)