Jawa Timur

Hujan Meteor di Indonesia, Anda Tinggal di Surabaya dan Malang Raya, Inilah Spot yang Disarankan

"Bentuknya seperti bintang jatuh, tapi karena jumlahnya banyak akan terlihat sangat indah," paparnya, Rabu (13/12/2017)

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: eko darmoko
The Sun
Ilustrasi hujan meteor 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Di penghujung tahun 2017 ini, masyarakat dunia bisa menyaksikan hujan meteor Geminid secara kasat mata saat menghiasi langit malam. Tak terkecuali masyarakat yang tinggal di Indonesia.

Ahmad Zainollah, Mahasiwa asal Indonesia yang sedang mengambil studi S2 di Physics NCU Taiwan menjelaskan hujan meteor Geminid ini datang setiap tahun.

Di bulan Desember ini puncak hujan meteor geminid terjadi pada tanggal 13 hingga 14 Desember 2017.

"Bernama geminid karena posisi rasi bintangnya adalah gemini, yaitu posisi langit sedikit ke selatan. Hujan meteor geminid memiliki kecepatan cukup tinggi yaitu 120 kilometer per jam. Jadi kalau kondisi langit cerah dan minim polusi cahaya, masyarakat Indonesia bisa menikmatinya," terang Zain saat dihubungi SURYAMALANG.COM, Rabu (13/12/2017).

Zain menjelaskan para pemburu meteor yang tinggal di kota-kota besar seperti Surabaya, sebaiknya mencari tempat yang tepat. Karena di Surabaya polusi cahayanya cukup tinggi.

"Sebaiknya mencari tempat yang gelap misalnya di pesisir pantai atau di tengah sawah. Waktu untuk melihat jelas meteor geminid saat cuaca cerah mulai pukul 22.00 WIB sampai sebelum terbitnya fajar," tambahnya.

Puncak hujan Meteor Geminid 2017 akan berlangsung hari ini, Rabu (13/12/2017) sampai besok Kamis (14/12/2017). Hujan meteor geminid adalah salah satu hujan meteor yang bisa dilihat secara kasat mata atau langsung.

Selain hujan meteor geminid sebenarnya juga ada hujan meteor Ursid.

Hanya saja, hujan meteor Geminid lah yang paling memungkinkan bisa dinikmati masyarakat Indonesia.

"Bentuknya seperti bintang jatuh, tapi karena jumlahnya banyak akan terlihat sangat indah," paparnya, Rabu (13/12/2017).

"Jika kondisi cuaca sedikit mendung pada pukul 22.00 WIB, tapi tetap ingin melihat meteor, sebaiknya menunggu sepanjang malam. Menurut pengalaman, pukul setengah 2 hingga jelang waktu Subuh, itu langit mulai cerah (jika cuaca bagus) karena di jam jam tersebut kepadatan udara cukup rengang," jelasnya.

"Di Surabaya sedikit susah ya, karena kondisi polusi cahayanya besar. Tapi bukan berarti tidak bisa. Ya itu, harus cari tempat yang benar-benar gelap seperti pesisir pantai dan di tengah sawah," terangnya.

Sementara di Kota Malang, banyak tempat yang bisa dituju misalnya pantai. Sementara di Kota Batu juga bisa di tempat yang lebih tinggi misalnya bukit. 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved