Selasa, 2 Juni 2026

Malang Raya

VIDEO - Ngalam Command Center Diluncurkan, Tetapi Belum Jadi Brand Layanan Informasi, Keunggulannya?

Sampai saat ini baru 62 aplikasi terkoneksi ke NCC. Aneka data, informasi, dan aplikasi di NCC ditampilkan dalam sebuah layar besar.

Tayang:
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kota Malang kini memiliki sebuah ruang pusat kendali informasi yang disebut Ngalam Command Center (NCC).

NCC secara resmi diluncurkan oleh Wali Kota Malang M Anton, Rabu (20/12/2017).

NCC menempati sebuah ruangan di sayap belakang Balai Kota Malang di lantai dua.

Setahun terakhir, ruangan itu telah direnovasi menjadi sebuah ruang kendali informasi dengan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar.

Anton mengatakan keberadaan NCC ini untuk menunjang Kota Malang menuju Kota Cerdas atau Smart City.

NCC menjadi rumah bagi data, informasi, dan aplikasi milik Pemerintah Kota Malang. Operator NCC bertugas di ruangan ini untuk memperbarui data secara berkala.

"Keberadaan NCC ini untuk menunjang Kota Malang menuju Smart City. Saya harapkan nanti semua aplikasi bisa masuk ke NCC ini, sehingga semua aplikasi layanan bisa terintegrasi," ujar Anton.

Anton berharap ke depan, pantauan CCTV di Kota Malang terintegrasi semua ke NCC.

Saat ini belum banyak CCTV terpasang. Karenanya tahun depan, Pemkot bakal mengadakan 101 unit CCTV yang bakal dipasang di sejumlah titik.

Kamera pemantau itu akan membantu petugas dari sisi lalu lintas dan keamanan.

"Sehingga bisa diketahui daerah mana yang macet, rawan macet, juga memantau keamanan wilayah," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang Zulkifli Amrizal menuturkan, sampai saat ini baru 62 aplikasi terkoneksi ke NCC.

Aneka data, informasi, dan aplikasi di NCC ditampilkan dalam sebuah layar besar.

Tampilan awal NCC menyajikan 11 cluster aplikasi yakni tentang Pelayanan, Keuangan, Kemasyarakatan, Administrasi dan Manajemen, Kepegawaian, Sarana Prasarana, Legislasi, Dinas dan Lembaga, Media Center, Pembangunan, dan Kewilayahan.

"Kalau kepala daerah ingin mengetahui kinerja organisasi perangkat daerah, atau mungkin tentang serapan anggaran bisa dicari di NCC," ujar Zul.

Dalam simulasinya, Zul membuka data tentang realisasi serapan anggaran di OPD.

Terdapat 10 OPD dengan realisasi serapan anggaran tertinggi, dan 10 OPD dengan realiassi serapan anggaran terendah di Tahun 2017.

Dari tampilan itu diketahui, OPD yang realiasi serapan anggarannya paling tinggi adalah Bagian Pengembangan Perekonomian (92,92 persen) dan yang terendah Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (46,56 persen).

"Laporan realisasi serapan anggaran mungkin belum masuk semua sehingga masih rendah," imbuhnya.

Cluster tentang Kewilayahan bisa menunjukkan jumlah penduduk, pemetaaan ibu hamil, juga kepadatan jumlah penduduk sejumlah wilayah di Kota Malang.

Lalu bagaimana masyarakat ingin mengakses informasi dari NCC?

Zul menjawab masyarakat bisa membuka dan mengaksesnya melalui website malangkota.go.id.

Semua data dan aplikasi dari NCC, kata Zul, akan diunggah ke website itu.

Karenanya ketika mengetik Ngalam Command Center, tidak akan muncul laman website atau aplikasi khusus tentang NCC.

Masyarakat tetap masuk ke laman malangkota.go.id untuk bisa mengakses data dan informasi layanan publik, atau aplikasi layanan publik.

Sementara itu, beberapa aplikasi yang dimiliki oleh OPD, sudah bisa diunduh di ponsel pintar melalui play-store.

Aplikasi yang bisa diunduh antara lain MaGIS (Malang Geographic Information System).

"Tahun depan aplikasi Sambat Online kami harapkan bisa diunduh juga melalui android, saat ini memang masih melalui website. Secara bertahap kami akan lengkapi dan sempurnakan ini. Kami melaksanakan amanat UU tentang keterbukaan informasi dengan menyediakan layanan informasi ini," tegas Zul.

Sementara itu, Wakapolres Malang Kota Kompol Nandu Dyanata mengatakan keberadaan NCC itu sangat membantu bagi kerja kepolisian.

"Ada tiga hal yang kami harapkan bisa terbantu, yakni kondisi lalu lintas, keamanan, dan informasi kecelakaan," ujarnya.

Ia berharap pemantauan wilayah melalui kamera pemantau yang terkoneksi dengan NCC bisa mengurangi tindak kejahatan jalanan, juga memberikan informasi cepat dan akurat tentang kondisi lalu lintas seperti kemacetan, atau ketika terjadi kecelakaan di sebuah ruas jalan.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved