Selasa, 2 Juni 2026

Selebrasi Lokal 2026

Pemkot Batu Akan Gelar Nobar Big Match Piala Dunia 2026

Pemkot Batu berencana menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
NOBAR PERTANDINGAN - Aremania menyaksikan nobar pertandingan Arema FC vs Persebaya di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Kota Batu pada 28 April lalu. Pemkot Batu berencana menggelar nobar big match atau final Piala Dunia 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Kemungkinan nobar akan digelar saat big match atau saat final Piala Dunia.
  • Pemkot Malang tidak menggelar acara nobar pertandingan Piala Dunia 2026.
  • Seluruh proses administrasi dan perizinan ditangani langsung oleh TVRI.

 

SURYAMALANG.COM, BATU - Pemkot Batu berencana menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026.

Namun sampai sekarang belum ada kepastian pertandingan yang bisa dinikmati secara bersama tersebut.

Pemkot Batu memang sering menggelar nobar pertandingan sepak bola.

Saat Arema FC menjamu Persebaya Surabaya pada 28 April lalu, Pemkot Batu juga menggelar nobar di Balai Kota Among Tani.

Begitu pula saat Timnas Indonesia bertanding, Pemkot Batu juga menggelar nobar.

"Untuk Piala Dunia ini, memang ada rencana menggelar nobar ada, tapi kami belum tahu kapan. Mungkin kami hanya menggelar nobar untuk beberapa laga, seperti big match atau saat final Piala Dunia," kata Heli Suyanto, Plt Wali Kota Batu kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (28/5).

Piala Dunia 2026 akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat (AS).

Pertandingan pembuka akan mempertemukan Meksiko vs Afrika Selatan (Afsel) di Stadion Azteca, Meksiko pada 11 Juni.

Sedangkan pertandingan final akan digelar di Stadion MetLife, New York pada 19 Juli.

Pemkot Malang tidak akan menggelar acara nobar pertandingan Piala Dunia 2026.

Pemkot Malang hanya memberikan informasi kepada masyarakat terkait tata cara dan perizinan penyelenggaraan nobar yang telah ditetapkan penyiar resmi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Nur Widianto mengatakan selama ini akun media sosial (medsos) maupun kanal informasi milik Pemkot Malang hanya membantu menyebarkan informasi resmi dari TVRI sebagai pemegang hak siar resmi.

"Penyelenggara yang ingin menggelar nobar harus menghubungi TVRI, tidak bisa ke Diskominfo," kata Nur Widianto, Rabu (27/5).

Pria yang akrab disapa Wiwid ini menjelaskan ada dua kategori penyelenggaraan nobar, yakni komersial dan non-komersial.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved