Breaking News:

Balikpapan

100 Rumah Terbakar, Ada Ibu Terpanggang Memeluk Anaknya

Ia ditemukan sedang dalam posisi memeluk satu tubuh yang lebih kecil, yang diyakini juga sebagai anaknya. Satu tubuh lain terpisah tempat.

Editor: yuli
Kompas.com/Dani J
Kebakaran besar melanda lebih 100 rumah di Klandasan Ulu, Balikpapan. Tiga orang jadi korban dalam kebakaran ini. Api bisa dijinakkan setelah 4 jam. Warga pun menjadikan lokasi kebakaran sebagai tontonan setelah api padam. 

SURYAMALANG.COM, BALIKPAPAN - Seorang ibu beserta dua anaknya tewas dalam tragedi kebakaran yang melanda ratusan rumah di 5 wilayah RT Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Korban adalah Sri Aminah (35 tahun), Dafa (7), dan Fauzan (3), warga RT 12, ditemukan dalam kondisi sudah hangus terbakar di antara puing rumah. Aminah terpanggang bersama salah satu anaknya. Sedangkan satu anaknya lagi terpisah. 

"Kemungkinan korban tidak sempat menyelamatkan diri, karena banyak yang harus diselamatkan saat itu," kata Komisaris Polisi M Jufri Rana, kepala Kepolisian Sektor Balikpapan Selata, Jumat (5/1/2018).

Kebakaran besar yang menelan korban jiwa ini berlangsung sejak Jumat dini hari sekitar pukul 00.00 Wita.

Lokasi kebakaran berada di antara kantor Pemerintah Kota Balikpapan dan Rumah Sakit Tentara Dr R Hardjanto. Sejumlah saksi mengungkapkan, beberapa rumah yang terbakar itu berdiri di tanah milik TNI dan pemkot.

Lebih dari 101 rumah di RT 11, 12, 13, 22 dan 23 habis dilahap api. Kebakaran juga menghanguskan beberapa ruang belajar di sebuah sekolah dasar dan 1 balai pertemuan warga.

Sedikitnya 350 orang dari 121 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran ini. "Kebakaran ini terjadi saat banyak warga sudah mulai tidur," kata Jufri.

Jufri mengungkapkan, kebakaran berawal dari sekitaran rumah Aminah. Di rumah itu, Aminah sebenarnya tidak sendiri bersama kedua anaknya. Ia tinggal bersama ayah ibunya, yakni Mbah Demun, begitu biasa ia disapa.

Malam itu, api cepat sekali membakar rumah mereka. "Masih kami telusuri. Tapi kabarnya ada orang seperti sedang bakar-bakar (sampah). Kena rumah Mbah Mun ini," kata Jufri.

Sudiro (59), tetangga rumah Aminah, mengaku saat itu dia bersiap tidur. Ia segera menyuruh seluruh penghuni rumah keluar sambil menyelamatkan barang seadanya, begitu mendengar keributan kebakaran.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved