Sabtu, 11 April 2026

Nasional

Kisah 2 Presiden Indonesia yang Sering Bikin Paspampres Kewalahan Beri Pengawalan

Jadi Paspampres lebih ramah dan merakyat. Tetapi itu dilakukan tanpa mengurangi posedur tetap dalam tata cara pengamanan Presiden RI.

Editor: Zainuddin
setkab.go.id
Paspampres. 

SURYAMALANG.COM - Presiden pertama RI, Soekarno (Bung Karno) dan presiden ke tujuh RI, Joko Widodo (Jokowi) memiliki kesamaan.

Dua presiden Indonesia  ini sama-sama ingin selalu dekat dengan rakyatnya.

Makanya ketika sedang ingin dekat rakyatnya, Bung Karno mupun Jokowi ingin tidak ada pihak yang menghalanginya.

Termasuk personel Paspampres yang bertugas mengamankan keselamatan presiden.

Ketika Paspampres pertama kali dibentuk, Bung Karno sempat bingung.

Sebab, selalu ada sejumlah pengawal yang mengikuti Bung Karno ke mana pun pergi.

Selalu ada sejumlah pengawal yang mengawasinya dari area tertentu.

Bahkan ketika mengunjungi kota tertentu, Bung Karno sering merasa aneh.

Sebab, daerah perbatasan kota juga dijaga.

Awalnya Bung Karno merasa tidak suka terhadap pengawalan yang selalu melekat dan dipimpin Kolonel Mangil itu.

Pasalnya Bung Karno sering ketahuan jika mengunjungi para istrinya secara diam-diam.

Akibatnya, Mangil malah sering kena marah.

Tapi setelah mengalami usaha percobaan pembunuhan beberapa kali, Bung Karno semakin menyadari pentingnya personel Paspampres yang selalu melekat pada diri dan keluarganya.

Ketika Jokowi menjadi Presiden RI, awalnya Jokowi juga merasa ‘terganggu’ oleh Paspampres.

Sebab, Paspampres dirasa terlalu mengendalikan sepak terjang Jokowi yang ingin selalu dekat rakyatnya.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved